Forex For Living | Forex Mart

Sunday, 11 August 2013


Kecantikan merupakan anugerah yang luar biasa bagi seorang wanita, dan suatu kebanggaan tersendiri bagi seorang pria yang memiliki seorang pasangan atau istri yang cantik. Tak heran, dengan seiring perjalanan waktu dan kemajuan dalam bidang kosmetika dalam teknologi kedokteran, kini 'kecantikan' bisa diperoleh dengan mudah, hingga membuat banyak sekali wanita berlomba untuk mempercantik diri mereka.

Dan seperti judul yang saya tulis untuk judul postingan ini, ternyata memang ada seorang suami dari bagian utara China, bernama Jian Feng yang telah menceraikan istrinya karena berwajah jelek, bahkan ia juga menuntut istrinya itu sebesar 750.000 Yuan ($120.000) !!

Lho? Koq bisa? Lantas kalo memang jelek, kenapa sebelumnya si pria bersedia untuk menikah dengan wanita itu? Begitu kira-kira pertanyaan yang terlintas dalam pikiran anda.

Ternyata, di awalnya pernikahan mereka sebenarnya berbahagia, hingga saat sang istri melahirkan seorang anak. Si suami sangat terkejut ketika melihat wajah anaknya yang tidak mirip dengan salah satu dari mereka, hingga timbul kecurigaan bahwa istrinya itu telah berselingkuh, dan anak itu bukanlah anaknya.

Tapi hasil test DNA yang dilakukan ternyata membuktikan bahwa anak itu ternyata memanglah anak pasangan tersebut. Dan setelah melakukan penyelidikan lebih jauh, didapat bukti bahwa sebelum pertemuan hingga pernikahan suami istri tersebut, si istri telah melakukan operasi plastik senilai 620,000 Yuan ($100,000) untuk merubah penampilannya menjadi lebih cantik seperti terlihat saat ini.


Sang suami yang tidak bisa menerima akan kenyataan tersebut lantas mengajukan perceraian. Tak hanya itu, ia juga menuntut istrinya tersebut karena dianggap telah menipu dirinya. Pengadilan akhirnya memutuskan untuk mengabulkan gugatan agar sang mantan istri tersebut membayar 'ganti rugi' seperti yang diminta yaitu sebesar 750.000 Yuan ($120.000).

Semoga kisah ini bisa menjadi hikmah dan pelajaran bagi kita semua.

Thursday, 8 August 2013

rokok

Sudah banyak para ahli kesehatan yang telah memperingatkan para perokok tentang kerusakan yang mereka lakukan untuk tubuh mereka sendiri, tetapi penelitian terakhir menunjukkan betapa merokok itu berbahaya terutama bagi orang-orang di sekitar mereka, khususnya anak-anak.

Para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa merokok di dalam mobil menciptakan polusi tertutup, apalagi jika jendela ditutup dan AC dinyalakan, yang akan mengarah ke tingkat berbahaya toksisitas atau keracunan, dari hanya satu batang rokok.

Para peneliti dari Universitas Aberdeen di Skotlandia telah mengukur kualitas udara dari 85 mobil perjalanan mulai dari 10 menit sampai satu jam, dengan pengemudi yang merokok hingga empat batang dari 49 kali perjalanan.

Mereka mendapatkan hasil pengukuran yang menunjukkan bahwa tingkat partikel halus rata-rata 85 mikrogram per meter kubik - meningkat tiga kali lebih tinggi dari 25 mikrogram batas maksimum batas aman dalam ruangan, seperti yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Batas itu pun ternyata jika dihitung masih lebih tinggi dari rekomendasi WHO walau pengemudi hanya merokok satu batang rokok dengan jendela mobil yang terbuka.

Tingkat rata-rata perokok pasif berada antara setengah hingga sepertiga lebih dari batas aman sebelum mereka melakukan larangan untuk merokok di tempat umum.

Sebagai sebuah perbandingan, 34 perjalanan bebas asap rokok rata-rata memiliki tingkat partikel halus hanya 7,4 mikrogram per meter kubik.

Pemimpin tim peneliti yang bernama Dr Sean Semple, mengatakan kepada BBC News Online, bahwa anak-anak lebih rentan terhadap perokok pasif dikarenakan tingkat pernapasan anak lebih cepat juga sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang.

Sedangkan kanker adalah efek paling umum dari bahaya merokok atau menghirup asap rokok secara teratur, selain juga dapat merusak arteri, mata, mulut, menyebabkan masalah pernapasan dan asma.

Larangan merokok di daerah terbatas, termasuk restoran dan area berolah raga serta area umum lainnya, adalah langkah yang terbaik, juga area bebas merokok di area terbuka seperti taman dan pantai sudah cukup baik diterapkan.


"Prinsip dasar etika kesehatan masyarakat mengatakan Anda dapat melakukan apapun yang Anda suka, asalkan itu tidak merugikan orang lain."

Wednesday, 7 August 2013


Matahari merupakan salah satu ciptaan Tuhan yang sangat kita butuhkan untuk bisa bertahan hidup, selain juga air dan udara tentunya. Panas matahari selain memberi kita kehangatan, cahayanya juga kita butuhkan untuk bisa melihat alam sekitar. Namun, bagaimana bila terpaksa harus hidup di belahan dunia yang sangat minim menerima cahaya matahari? Simak penuturan kisah berikut ini..

Pada awalnya Rjukan merupakan sebuah desa kecil di Norwegia dekat wilayah kutub Artik. Setiap enam bulan setiap tahun, kota ini biasanya selalu bermandikan kegelapan, dan itu bisa terjadi dikarenakan adanya pegunungan yang menghalangi kota ini untuk mendapatkan sinar matahari alami. Hal ini membuat mereka akhirnya berupaya untuk menempatkan sebuah cermin besar di sekitar lereng pegunungan untuk memantulkan sinar matahari ke desa.

Dengan populasi penduduk sekitar 3.000 orang kota ini terletak di lereng pengunungan tertinggi di Norwegia, Rjukan juga bisa dikatakan sebagai persinggahan manusia di antah berantah. Tempat ini mulanya dibangun sebagai sebuah pos pemeriksaan industri oleh perusahaan Norsk Hydro di awal 1900-an, juga untuk menekan biaya membawa persediaan dan bahan bangunan ke lembah itu yang hampir dua kali lipat anggaran nasional Norwegia. Terpencil dan terisolasi, Rjukan nyaris lebih mirip sebagai sebuah pos untuk pekerja pabrik dan barak untuk keluarga mereka sampai tahun 1996, ketika pemerintah kota akhirnya menaikkan meng-upgrade status Rjukan sebagai "kota."

Namun ada masalah yang menjadi malapetaka bagi penduduk Rjukan, hal ini dikarenakan dari pertengahan September sampai awal Maret, tidak ada sinar matahari.

Karena terletak di kutub ekstrim dari Bumi, hal itu memang tidaklah aneh, yaitu musim dingin yang berkepanjangan, atau musim panas yang berlangsung terus menerus selama beberapa bulan. Hal ini berkaitan juga berkaitan erat dengan perputaran Bumi terhadap Matahari, yang juga menyebabkan terang dan gelap hanya bisa berganti selama beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan lamanya. Norwegia memang terletak tidak jauh dari Lingkaran Kutub Utara, dan dikarenakan periode musim panas mereka yang berbeda dengan bagian dunia lainnya menyebabkan negara ini juga dikenal dengan sebutan "Land of the Midnight Sun". Hal ini dikarenakan selama periode Mei hingga Juli, matahari tidak pernah benar-benar hilang di bawah cakrawala. Namun, itu hanya di daerah utara, dalam Lingkaran Artik. Sementara wilayah selatan Norwegia lebih banyak mengalami kegelapan yang seolah tak berujung, meskipun terkadang matahari masih bisa bersinar selama setidaknya 20 jam sehari.

Tentu saja, siang hari konstan di musim panas berarti sebaliknya saat musim dingin, dan lintang utara Norwegia yang mengalami masa kegelapan berlangsung selama sekitar tiga bulan pada puncak musim dingin. Rjukan berada jauh di bawah tepi Lingkaran Artik, namun kota ini rupanya juga mengalami masalah yang cukup serius karena benar-benar dikelilingi oleh pegunungan, jadi meskipun desa-desa lain di dekat mereka mendapatkan manfaat dari matahari terbit, Rjukan selalu mendapat sekitar enam bulan kegelapan.

Akhirnya mereka merasakan bahwa hal ini sudah cukup, hingga warga Rjukan akhirnya sepakat untuk membangun sebuah proyek yang terinspirasi dari tokoh film kartun Wile E. Coyote [ingat Road Runner?], yaitu dengan mendirikan tiga cermin besar di sepanjang punggung pegunungan dengan maksud untuk memantulkan sinar matahari ke alun-alun kota. Cermin-cermin itu menggantung 450 meter (1.500 kaki) di atas kota dan berputar dengan dengan suatu lintasan yang menjaga agar pantulan sinar matahari selalu tepat mengarah ke tengah alun-alun kota sepanjang hari. Harganya 5 juta kroner [mata uang Norwegia], atau sekitar $ 849.000, itu semua untuk membangun perangkat dan mengangkutnya ke puncak gunung. Cahaya yang dihasilkan adalah 600 meter persegi (6.500 kaki persegi), dan untuk pertama kalinya dalam 100 tahun, warga kota Rjukan akhirnya bisa merasakan sinar matahari di kulit mereka sepanjang tahun.

Tuesday, 6 August 2013


Banyak sekali adegan kekerasan yang dipertontonkan dalam sebuah film, khususnya seperti film ber-genre action atau horror. Dan sebagai penonton, baiknya bagi kita untuk berpikir bijak dalam menyerap apa yang kita saksikan di film tersebut. Terutama jika kita menyaksikan sebuah film bersama keluarga, anak-anak kita khususnya. Karena sebagai manusia yang beradab, sudah selayaknya kita lebih bisa menangkap hal-hal baik dari apa yang kita saksikan dari sebuah film. Dan berikut adalah contoh buruk dari hasil pemahaman seseorang setelah menyaksikan sebuah film.

1. Project X
Project X merupakan sebuah film yang diproduksi tahun 2012 yang lalu, dimana mengisahkan tentang sekelompok remaja kutu buku yang mengadakan pesta di salah satu rumah saat orang tua mereka pergi. Pesta ini berakhir di luar kendali, hingga akhirnya menimbulkan kekacauan, narkoba, senjata, hingga akhirnya menyebabkan seluruh lingkungan rumah terbakar. Parahnya semua yang ditampilkan dalam film tersebut malah direspon oleh banyak anak muda Amerika, khususnya, sebagai suatu ide yang bagus.

Wabah dari anak muda yang menggemari film ini pun akhirnya semakin meluas. Mereka akhirnya berusaha untuk meniru adegan dalam film tersebut, terutama anak-anak yang lebih dikategorikan "khusus" alias mereka yang memang menggemari adegan kekerasan dan narkoba. Insiden dari akibat ingin meniru film "Project X" ini banyak dilaporkan seperti dari Texas, Utah, dan Florida, dan biasanya terjadi di bangunan ilegal yang sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya. Kerusakan properti benar-benar terjadi dan tak ada pihak yang mampu menghentikannya. Beberapa anak-anak akhirnya terluka, ada yang fatal, terkena tembakan, serta banyak lagi yang akhirnya didakwa terkait kepemilikan obat-obatan, alkohol dan puluhan ribu dolar terkait vandalisme. Satu insiden di Texas berakhir setelah polisi akhirnya berhasil menyelamatkan seorang gadis telanjang mabuk yang diangkut dalam sebuah mobil penuh anak laki-laki. Masalahnya telah menjadi sangat buruk sehingga Warner Brothers mengeluarkan pernyataan di sepanjang baris "Anak muda, ini hanyalah sekedar film. Hentilkanlah."

2. Fight Club 
Sebuah film hasil karya David Fincher di tahun 1999 yang diadaptasi dari debut novel karya Chuck Palahniuk ini mengisahkan tentang orang-orang yang merasa bahwa mereka telah dikebiri oleh masyarakat Barat. Pertandingan tinju dengan tangan telanjang dan aksi terorisme yang terorganisir menjadi sesuatu yang sangat menarik, dan itu hanya masalah waktu hingga akhirnya kekhawatiran bahwa semua itu akhirnya menjadi nyata.

Kejahatan yang paling serius yang merupakan akibat dari tayangan film akhirnya tersebut terjadi di kota New York selama akhir pekan saat Memorial Day pada tahun 2009. Bom rakitan yang meledak di berbagai lokasi di seluruh kota, termasuk Starbucks di Upper East Side, tampaknya menjadi model seperti yang ditayangkan dalam film dan itu dianggap sebagai simbol penindasan atas mereka. Pemboman itu akhirnya mengarah Kyle Shaw, seorang anggota lokal "Fight Club" setelah ia membual tentang hal itu kepada teman-temannya. Fight Club, akhirnya juga menjadi seperti wabah di seluruh dunia setelah film itu beredar, seperti menginspirasi games-games Amerika, anak sekolah Australia, dan penjara Inggris.

3. Backdraft
Film action yang dibuat pada tahun 1991 ini memmilih tema tentang sekelompok petugas pemadam kebakaran di Chicago saat mereka berpacu dengan waktu untuk menangkap pelaku kejahatan serial. Anda pastinya sudah bisa melihat hal ini sejak awal film ini diputar.

Anehnya, film ini malah menginspirasi seseorang yang ingin menjadi seorang pahlawan, setelah seorang pria ditangkap karena melakukan pembakaran setelah menonton "Backdraft". Dia mengagumi petugas pemadam kebakaran seperti dalam dalam film, dan ia ingin menjadi seperti mereka, menyelamatkan orang dari gedung yang terbakar. Sayangnya, dia rupanya melupakan jika kebakaran yang terjadi bisa semakin memburuk. Karena tidak ada yang memberi kesempatan untuknya untuk mencoba bagaimana rasanya menjadi seorang pemadam kebakaran, ia akhirnya memutuskan untuk mencobanya sendiri, dengan membakar kursi di apartemen keluarga pacarnya sementara mereka tertidur. Namun sayangnya, ia tidak bisa memadamkannya. Keluarga sang pacar akhirnya terbangun setelah asap  dengan cepat memenuhi apartemen mereka namun beruntung api akhirnya bisa mereka padamkan. Dan si cowok akhirnya ditangkap karena perbuatannya.

4. Interview With The Vampire
Sepertinya tidak akan terpikir bahwa kejahatan bisa dihidupkan kembali dari adaptasi klasik karya Anne Rice di tahun 1994 ini. Mungkin hanya tentang seseorang yang melemparkan beberapa orang ke dalam sumur dan membiarkan mereka terbakar? Sepertinya ini jauh lebih aneh dari itu.

Daniel Sterling dan pacarnya, Lisa Stellwagen, menonton film bersama-sama pada tanggal 17 November 1994. Malam itu, Lisa bangun sekitar pukul 3:00 pagi dan menemukan Daniel tengah menatapnya. Daniel mengatakan, "Malam ini kau akan mati. Aku akan membunuhmu dan minum darah kamu." Pada saat itu, Lisa hanya berguling dan kembali tidur, sambil bergumam "Itu bagus, sayang," namun tidak berapa lama Daniel benar-benar menusuknya dengan tujuh kali tikaman lalu mengisap darah dari luka akibat tusukan itu. Tidak ada penjelasan mengapa terdengar jeritan Lisa saat hal itu terjadi, seperti yang umumnya orang lakukan. Daniel menganggap bahwa tidak layak untuk menyalahkan film yang ia tonton, walaupun sedikit banyak itu memang mempengaruhi rencana pembunuhan tersebut. Juri di pengadilan tidak memberinya keringanan apapun, dan menghukumnya dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama, selain juga didakwa atas pelanggaran pasal lainnya.

5. Money Train
Film yahun 1995 tentang pencurian termasuk adegan di mana seorang pencuri yang bernama Torch berhasil merampok sebuah loket kereta bawah tanah, kemudian menyandera si petugas setelah sebelumnya menyiramnya dengan bensin, lalu membakarnya. Dalam adegan, petugas berhasil lolos, namun penonton yang kecewa menganggap bahwa adegan itu kurang seru.

Insiden pertama yang terjadi usai pemutaran perdana film "Money Train", yaitu seorang pemuda yang membawa kantung [yang biasanya dipakai untuk menaruh uang koin] yang diisi dengan cairan korek api, lalu mengancam petugas jika tidak memberinya uang. Dia akhirnya menyalakan api hingga korban yang berusia 50 tahun itu menderita luka bakar lebih dari 75 persen tubuhnya setelah akhirnya berhasil diselamatkan. Namun si petugas akhirnya meninggal di rumah sakit beberapa minggu kemudian. Selain kejadian tadi, tercatat ada sekitar tujuh insiden serupa yang juga luar biasa selama tiga minggu berikutnya dengan menggunakan metode yang sama, hingga akhirnya memicu kampanye terhadap kekerasan di Hollywood.

6. First Blood
Film action yang bertutur tentang sisi suram akibat Perang Vietnam, diperankan cukup baik oleh Sylvester Stallone sebagai John Rambo. Dia didatangi oleh polisi, yang mengejarnya ke hutan, hingga tanpa henti terus dikejar setelah tidak sengaja membunuh seorang perwira. Klimaks dari film ini berakhir dengan hancurnya sebagian besar kota.

Ada banyak laporan yang masuk ke pihak kepolisian berhubungan dengan orang-orang yang mencoba untuk meniru pahlawan mereka, John Rambo, terutama di padang gurun Kanada. Seorang pria yang mengenakan seragam tentara dan ikat kepala merah, akhirnya ditembak mati dalam kontak senjata dengan pihak polisi setelah sebelumnya membunuh seorang perwira. Laporan lain menyebutkan, seorang pria 18 tahun di wilayah Toronto, ditemukan bersembunyi di rawa jurang dengan cat wajah dan membawa kotak musik. Juga lainnya, mengenai seseorang yang mengenakan pakaian tentara dan wajah dicat, dikejar selama dua minggu di Ontario hutan sementara ia menembakkan batu dengan ketapel seperti Rambo. . . berbeda jika orang ini melakukannya saat masih masa anak-anak. Pembuat film tidak mau dianggap bertanggung jawab atas kejahatan yang terjadi, seperti juga psikolog setuju bahwa film itu tidak bisa disalahkan, dan menganggap film itu hanya memberikan teladan tidak baik untuk orang-orang gila.

7. Saw
The Jigsaw, tokoh pembunuh dari film "Saw" memang memiliki semua bakat untuk menjadi psikopat. Perangkapnya rumit, cerdas, dan menakutkan, dan ia hanya menargetkan orang-orang untuk melukai diri mereka sendiri, dan "permainan"nya dirancang untuk mengajari mereka tentang nilai kehidupan. Jigsaw tidak pernah membunuh siapa pun, ia berpendapat-jika mereka tidak memiliki kemauan yang cukup untuk hidup, mereka akan bunuh diri. Dan ini menghadirkan fakta, bahwa dua kejahatan yang terinspirasi The Jigsaw memang terjadi, walaupun memang tidak mermaksud menyakiti siapapun, setidaknya itulah yang dikatakan para pelaku.

Seorang ibu di Lake Salt City melaporkan anak lelakinya beserta temannya setelah dia mendengar bahwa mereka merencanakan untuk menculik, menyiksa, dan membunuh beberapa orang. Kedua anak laki-laki, yang masih berusia 14 dan 15, memiliki rencana rinci untuk mengatur permainan dalam gaya film "Saw" untuk mememberikan pelajaran kepada  beberapa orang-orang yang mereka klaim telah merugikan orang lain, termasuk seorang perwira polisi (seperti banyak target Jigsaw) dan dua gadis sekolah menengah. Anak-anak itu bahkan mengatakan kepada polisi mereka telah membeli sebuah kamera dan camcorder untuk mendokumentasikan pembunuhan, seperti yang Jigsaw lakukan.

Sementara itu, di Tennessee, dua gadis remaja ditemukan merendam diri mereka dalam air panas dan mereka meng-klaim bahwa itu adalah sebuah lelucon. Seorang wanita 52 tahun menerima pesan suara dalam gaya film "Saw", yang menyatakan bahwa seorang temannya disembunyikan di dalam rumahnya, dan penelepon menyatakan bahwa ada gas beracun yang juga telah dipersiapkan di dalam rumah. Si penelepon lalu menyuruh si wanita untuk memutuskan apakah akan menyelamatkan dirinya sendiri atau mengambil risiko menyelamatkan juga temannya yang disembunyikan. Setelah menerima telepon tersebut, si wanita itu begitu takut hingga akhirnya stroke. Beruntungnya dia pulih kembali, tapi teman-temannya yang pelakukan hal itu didakwa karena dianggap melakukan pelecehan lewat telepon.

8. The Town
Drama kriminal nominasi Oscar yang dibintangi aktor terkenal Ben Affleck ini bercerita tentang seorang pria yang terjebak di antara geng perampok bank dan kisah asmara dengan salah satu saksi dari aksi perampokan mereka. Film ini bertutur tentang bagaimana dia mencoba untuk melindungi dirinya dan meninggalkan kehidupan gelapnya di dunia kejahatan. Namun ternyata ada penafsiran salah dari penonton yang menyaksikan film ini.

Dan memang ternyata ada penjahat peniru aksi di film "The Town" ini, yaitu sekelompok laki-laki di kota New York, yang melakukan 62 perampokan dengan hasil kejahatan senilai $ 217.000 dalam bentuk tunai yang didapat dari berbagai kawasan bisnis di Brooklyn dan Queens, Amerika Serikat. Tehnik para perampok ini digambarkan mirip seperti alur yang ada dalam film "The Town", seperti memotong aliran listrik dan telepon agar korbannya tidak bisa mencari bantuan, memakai lampu penambang untuk melihat dalam gelap, dan menggunakan semacam krim pemutih agar tidak ada bukti DNA yang tertinggal. Dan fakta yang cukup mengejutkan adalah pengakuan mereka kepada polisi seteklah mereka akhirnya tertangkap bahwa mereka terinspirasi oleh film tersebut.

9. Scream
Film hasil arahan Wes Craven di tahun 1996 ini memang menjadi suatu terobosan besar dalam industri film, thriller khususnya, dengan hasil yang memang sungguh mengerikan. Dan itu juga yang membuat seorang hakim Amerika menyatakan bahwa film ini "Sumber yang sangat baik untuk belajar bagaimana untuk membunuh seseorang." Dan itu memang menginspirasi serangkaian pembunuhan yang terinspirasi dengan meniru film tersebut. Kasus yang paling terkenal berasal dari Belgia, dengan korban seorang remaja bernama Alisson Cambier.


Alisson mempunyai seorang teman pria, bernama Thierry Jaradin, 24 tahun, yang pada suatu saat mengunjungi rumah teman prianya tersebut dan berakhir dengan ajakan Thierry untuk berhubungan seks. Karena Alisson menolak, lalu Thierry pamit untuk ke ruangan lain, di mana ia lalu mengenakan kostum Ghostface, tokoh pembunuh dalam film "Scream". Dia lalu mengambil dua pisau besar, yang akhirnya ia gunakan untuk menusuk Alisson sebanyak 30 kali, persis seperti dilakukan dalam adegan pembukaan film. Setelah perbuatan itu dilakukan, ia lalu membuat beberapa panggilan telepon, mengakui kejahatan, dan kemudian mengaku kepada polisi bahwa dia telah merencanakan semua itu karena terinspirasi oleh film yang ia saksikan. Pihak berwenang pun bingung dengan tindakan Thierry, mengingat bahwa dia tidak memiliki catatan kriminal atau riwayat penyakit mental, kecuali kebiasaan berkencan dengan anak perempuan berusia 15 tahun.

10. The Dark Knight
Semua orang pasti tahu tentang tragedi menghebohkan yang terjadi di Colorado, dimana seorang pria berambut oranye yang mengaku sebagai "Joker" yang melepaskan serentetan tembakan di dalam sebuah bioskop penuh fans Batman beberapa tahun lalu, tapi ternyata dia bukan satu-satunya Joker yang terinspirasi ingin melihat dunia "membara".

Pada tahun 2010 lalu, seorang pria Wisconsin dijatuhi hukuman hampir setahun di penjara setelah ia masuk ke rumah sepupunya dan menyerangnya sementara berpakaian sebagai Joker. Pria itu menduga sepupunya itu tidur dengan mantan pacarnya, hingga kemudian menyerang mereka berdua ketika ia menemukan mereka di tempat tidur bersama-sama. Dan yang jauh lebih seperti Joker adalah insiden terjadi pada 2009, ketika seorang guru akhirnya berhasil menangkis serangan dari seorang siswi SMA di Indiana, Amerika Serikat. Gadis itu menyerang sang Guru dengan pisau cukur,setelah sebelumnya minta ijin ke kamar kecil untuk berias ala Joker, lengkap dengan senyum khas-nya.

Monday, 5 August 2013

simpanse

Suatu kesalahan umum memang seringkali terjadi: Baik dalam iklan, film, dan buku, simpanse seringkali keliru disebut sebagai monyet. Sementara terkait mengenai hal ini, simpanse sebenarnya sama sekali bukanlah sejenis monyet. Sebaliknya, mereka adalah bagian dari kelompok yang benar-benar terpisah dari primata yang lebih dikenal sebagai kera besar.

Simpanse seringkali dianggap sebagai sejenis monyet. Pada tahun 2003, misalnya, kampanye yang dikenal dengan sebutan "trunk monkey" secara sukses membuat iklan Suburban Auto Group yang menampilkan simpanse sebagai maskot. Karakter sastrawan Curious George digambarkan sebagai sesuatu yang besar, berekor kera dan hampir secara eksklusif disebut sebagai monyet.

Tetapi bagaimana pun simpanse bukanlah monyet. Simpanse lebih tepat bila digolongkan sebagai kera besar, atau kelompok keluarga mamalia yang dikenal sebagai Hominidae. Kelompok Hominidae lainnya termasuk gorila, orangutan, bonobo, dan manusia.

Hominidae telah membentuk setengah dari keluarga Hominoidea super, setengah lainnya yang Hylobatidae. Hylobatidae sendiri terdiri dari kera rendah, yang meliputi owa dan siamangs.

Kera besar dan kera rendah merupakan golongan primata. Di sini, akhirnya, simpanse bersinggungan dengan monyet, yang juga primata, bersama dengan lemur, tarsius, dan beberapa jenis lainnya.

Jadi apa yang memisahkan monyet dari simpanse, atau kera apapun? Hampir semua monyet dilengkapi dengan ekor, yang terampil mereka gunakan sebagai lengan atau kaki tambahan. Monyet, selain lebih cerdas, juga memiliki muka yang lebih pucat dibandingkan dengan kera, yang memiliki rasio otak-ke-tubuh yang jauh lebih besar dan terbiasa menggunakan alat.

Selain itu, monyet terbesar, poros (berpikir Rafiki dari The Lion King) topi keluar pada lebih dari 91 cm (3 ft). Simpanse biasanya berdiri sekitar 1,7 meter (5,5 kaki). Simpanse juga biasanya memiliki rentang hidup lebih lama, kadang mencapai norma-norma manusia.

Lebih banyak bukti berasal dari pembedaan genetika. Manusia, simpanse, bonobo, gorila dan semua terkait erat. Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa manusia dan simpanse memiliki sekitar 96-99 persen DNA yang sama. Sementara monyet, di sisi lain, lebih jauh terkait dengan manusia, yaitu sekitar 93 persen dari DNA yang sama.

Agak ironis memang, karena saat simpanse pergi berburu, mereka cenderung pergi setelah monyet.

Sunday, 4 August 2013


Selama ini memang sudah banyak proses untuk menciptakan suara dan musik. Hal ini ternyata bisa didapat dari sumber data apapun, seperti pola lalu lintas jalan, atau jumlah pelanggan berbelanja di toko tertentu dalam satu bulan. Fluktuasi angka yang ada bisa dipakai untukj menciptakan musik, dengan sebagian besar potongan-potongan hingga membuat suara yang besar, dan Anda biasanya tidak akan tahu bahwa itu dibuat dari sebuah data kecuali seseorang mengatakan kepada Anda mengenai hal itu.

Mesin Sonifikasi
Dennis P. Paul telah menemukan cara baru bagi siapa saja untuk menciptakan musik melalui proses sonifikasi. Hal ini pada dasarnya dihasilkan dari suatu penjepit berputar, pengukuran jarak laser dengan presisi tinggi, dan perangkat lunak komputer. Dengan meletakkan benda kecil atau menengah di penjepit yang berputar itu, laser membaca variasi jarak pada permukaan dan mengubahnya menjadi frekuensi audio dalam program komputer yang telah disesuaikan. Dengan manambah beberapa perbaikan, frekuensi bisa menjadi alat musik, hingga bisa membuat komposisi yang baik dari sepatu dan botol sampo.

Suara Tanaman
Sebuah organisasi bernama Komunitas Musik Wales baru-baru ini telah mengembangkan sebuah proyek yang disebut Suara Statistik [Stats in Sound], yang memanfaatkan data yang tanaman untuk membuat suara yang unik. Mereka mengukur fotosintesis melalui temperatur, kelembaban, dan tingkat cahaya selama 24 jam. Matt Jackson menyusun data menjadi sebuah lagu elektronik yang menunjukkan bagaimana setiap bagian dari tanaman bisa menghasilkan suara yang berbeda. Kondisi yang buruk dari suatu tanaman akan menghasilkan sesuatu gelap yang mempengaruhi pada lagu hingga bertempo lambat, sementara kondisi baik menghasilkan sebuah lagu yang cerah, lebih optimis.

Lagu Pi
Tom Dukich mengambil angka pi yang tak berujung, atau 3.14, hingga 1.000 digit dan mengubahnya menjadi sebuah lagu. Dia memberikan suara instrumen saat nomor tertentu muncul hingga membuat suatu lagu yang benar-benar unik. Walaupun lagu yang satu ini agak kabur dan tidak merdu, sepertinya masih cukup menarik untuk melihat bagaimana hal itu bisa dilakukan. Ide ini menggunakan rumus matematika untuk menghasilkan musik yang cerdas, dan dapat dengan mudah digunakan untuk sesuatu yang lebih rumit, seperti fraktal.

Hentakan Higgs Boson
GEANT, jaringan riset tingkat tinggi Uni Eropa menggunakan data dari partikel Higgs Boson dalam komposisi lagu mereka. Duri-duri dalam elektron volt menghasilkan catatan komposisi pada bass, piano, marimba, xylophone, dan beberapa instrumen perkusi. Lagu-lagu ini mirip dengan lagu pi, meskipun kurang menyebar dan terdengar lebih bahagia. Lagu ini mungkin tidak akan memenangkan Grammy, tapi dengan lagu-lagu yang terus dihasilkan, mungkin itu suatu saat dapat terjadi.

Pemandangan jadi Suara
Begi Anda penggemar gadget, khususnya iPhone, tentunya sudah tak asing lagi. Ini memang merupakan aplikasi iPhone terbaru yang cukup mengagumkan hasil kreasi Perry Balai yang merekam gambar dengan menggunakan kamera telepon genggam Anda, kemudian dengan menggunakan data yang berasal dari berbagai nuansa cahaya tersebut, untuk selanjutnya diterjemahkan menjadi suara. Gambar terang memberikan suara lebih cerah, dan gambar yang gelap memberikan suara lebih sendu, hingga mengubah lingkungan seperti apapun menjadi soundscape seperti mimpi dan atmosfer. Teknologi ini bekerja cukup baik hingga bisa merubah suara sesuai dengan kehendak cahaya, dan menciptakan soundtrack film mendekati sempurna dengan mudahnya. Pengalaman yang merupakan campuran dari indera, membuat Anda bisa mendengar dan melihat warna suara.

Musik sang Matahari
Robert Alexander memiliki latar belakang dalam komposisi klasik dan sekarang menggunakan keterampilan dalam pekerjaannya sebagai spesialis sonifikasi untuk Solar Heliospheric Research Group. Dalam proyek ini, ia menggunakan contoh data dari The Solar Heliospheric Observatory, yang merupakan pesawat ruang angkasa NASA yang digunakan untuk mengukur dan memprediksi jilatan api matahari. Dengan data ini ia membuat vokal paduan suara halus dan ketukan drum epik yang bisa membuat Anda merasa petualang, seolah-olah Anda bepergian melalui ruang. Suara drum sebagian besar didasarkan pada hasil rotasi 26-hari dari matahari.

Fraktal Aneh
Komposer Gustavo Diaz-Jerez dengan menggunakan angka yang dihasilkan dalam suatu set Mandelbrot, atau rumus yang dikreditkan dengan menemukan suatu fraktal, yang merupakan sistem umpan balik tak berujung. Hasilnya adalah suatu ruang yang terbuka dan suara aneh akan segera Anda dengar. Perhatian untuk tidak memainkannya pada volume tinggi, karena lagu dimulai dengan tenang namun bisa menjadi semakin keras hingga bisa menghancurkan speaker Anda.

Suara Pasang
Design Rhythmics Sonification Research Lab adalah kelompok yang berfokus pada cara mengubah data historis dan ilmiah ke dalam musik. Marty Quinn, seorang komposer klasik dan programmer komputer, memiliki metode yang baik dalam sonifying data. Misalnya, ketika menjelaskan bagaimana dia menciptakan sepotong lagu yang didasarkan pada pembacaan laut saat pasang di Venesia, ia mengatakan bahwa suara seruling didasarkan pada arah angin, sementara French horn didasarkan pada suhu angin. Dia memiliki banyak potongan menarik, seperti lagu yang terbuat dari 110.000 tahun data inti es, atau interpretasi musik Shakespeare Twelfth Night.

Album Semesta
Mickey Hart dan bandnya menciptakan lagu dengan menggunakan berbagai data dari alam semesta. Dalam lagu-lagunya, ia menggunakan sampel audio yang dihasilkan dari latar belakang gelombang mikro kosmik, berbagai galaksi, pulsar, supernova, dan bentuk astronomi lainnya dan peristiwa. Album baru, Mysterium Tremendum vol. 2, menggunakan berbagai suara dan memadukannya dengan gaya musik seperti rock dan trance dengan cara yang unik hingga tercipta suatu lagu yang terbaik

Musik Mikroba
Peter Larsen, seorang ahli biologi di US Department of Argonne National Laboratory Energy telah berhasil mengubah data sejumlah mikroba ke dalam musik dalam upaya untuk lebih memahami hubungan antar mikroorganisme yang saling bergantung satu sama lain. Dia tidak merubah data dengan cara apapun agar membuatnya terdengar lebih seperti musik klasik, hingga hasilnya terdengar agak aneh, tapi masih terdengar baik bagi seseorang yang tidak memainkan alat musik sendiri.

Saya berharap bahwa setelah membaca artikel ini Anda bisa lebih mengerti bahwa tidak semua orang yang membuat musik perlu menjadi musisi yang berpengalaman untuk membuat potongan-potongan suara yang baik. Jika Anda memiliki ide yang baik, keinginan kuat untuk menerapkannya, Anda dapat membuat sesuatu yang Anda menikmati dan dengarkan, hingga Anda tidak memerlukan lagi musisi yang banyak untuk memainkan berbagai instrumen. 

Saturday, 3 August 2013


Memang pastinya telah banyak sekali kita mendengar tentang reinkarnasi. Tapi meskipun cerita reinkarnasi tidak pernah benar-benar dapat dibuktikan kebenarannya, beberapa darinya memiliki hal-hal yang justru malah benar-benar membingungkan, terutama ketika cerita itu datang dari anak yang seharusnya masih terlalu muda untuk memiliki banyak pengetahuan tentang dunia.

Anak pulau Barra
Cameron Macauley lahir di Glasgow, Skotlandia. Sejak usia dua tahun, dia mengatakan kepada ibunya bahwa ia berasal dari sebuah pulau bernama Barra, di lepas pantai barat Skotlandia. Dia juga berbicara tentang sebuah rumah putih dan pantai di mana pesawat biasanya mendarat. Dia memiliki anjing hitam-putih dan nama ayahnya adalah Shane Robertson, yang tewas tertabrak mobil. Dia tertarik akan sebuah rumah putih di tepi pantai dan mengeluh kehilangan ibu yang lain. Karena anaknya telah lama merindukan Barra, dan tidak mau anaknya marah, sang ibu akhirnya membawanya berkunjung ke pulau tersebut, yang merupakan penerbangan selama satu jam jauhnya. Pesawat mendarat di pantai.

Keluarga menemukan sebuah rumah putih yang dimiliki oleh Robertson, dan anjing hitam-putih di salah satu foto-foto keluarga mereka, bersama dengan mobil yang Cameron ingat. Namun, tak seorang pun mengingat Shane. Cameron tahu jalan di sekitar rumah putih dan mampu menunjukkan keanehan-keanehannya.

Saat ia tumbuh lebih tua, Cameron perlahan kehilangan kenangan, tapi ia tetap yakin bahwa kematian bukanlah akhir. Seperti halnya Gus Taylor, ia juga menyatakan bahwa ia berakhir di perut ibunya setelah jatuh melalui sebuah lubang. Cerita itu akhirnya diberitakan oleh televisi Inggris, hingga membuat kasus Barra menjadi salah satu kisah reinkarnasi terbaik yang telah didokumentasikan.

Jam Belanda
Bruce Whittier telah menyatakan kembali mimpinya sebagai seorang Yahudi yang bersembunyi di sebuah rumah dengan keluarganya. Namanya adalah Stefan Horowitz, seorang Belanda keturunan Yahudi yang akhirnya ditemukan di tempatnya bersembunyi bersama keluarganya dan dibawa ke Auschwitz, di mana akhirnya ia meninggal. Selama dan setelah mimpi, ia merasa panik dan gelisah. Dia mulai merekam mimpi-mimpinya, dan satu malam ia bermimpi tentang sebuah jam, yang mampu diingatnya secara detail setelah bangun.
 
 Whittier bermimpi tentang lokasi dari jam di sebuah toko barang antik dan pergi untuk melihatnya. Jam itu terlihat di jendela toko dan tampak persis seperti yang ada di mimpinya. Whittier meminta si penjual mengatakan dari mana jam itu berasal. Dan dikatakan oleh sang penjual bahwa ia telah membeli jam tersebut dari seorang pensiunan mayor Jerman yang tinggal di Belanda. Whittier yakin bahwa dia benar-benar menjalani kehidupan masa lalu itu.

Pilot Pesawat Tempur Angkatan Laut
Di usianya yang masih sangat muda, James Leininger berkeinginan kuat sebagai pilot pesawat tempur angkatan laut. Pesawat adalah satu-satunya mainan dia mainkan, dan beberapa waktu kemudian pesawat obsesinya malah berubah menjadi mimpi buruk. Dia mulai kehilangan banyak waktu tidur dan terus berbicara tentang pesawat terbang, tentang senjata, dan kecelakaan menakutkan dengan pesawatnya. James, yang sebenarnya hanya diijinkan menonton acara anak-anak di TV, sudah mampu menunjukkan pada ibunya bagaimana cara pesawat tempur menggempur sebuah tank, dan cara memeriksa pesawat sebagai pilot akan melakukan penerbangan ketika ia baru berusia tiga tahun.
 
Anak itu bisa memberitahu ayahnya bahwa ia biasanya lepas landas dari sebuah kapal bernama Natoma dan tahu nama seorang co-pilot, Jack Larson. Natoma itu memang sebuah kapal yang ada di Pasifik dan Larson ternyata masih hidup. Setelah James mengatakan kepada ayahnya bahwa ia telah tewas dalam pesawatnya di Iwo Jima, ayahnya menemukan seorang pilot bernama James M. Huston Jr yang juga telah meninggal di sana. Hal lain yang menjadi keanehan, adalah saat James sudah mulai untuk menandatangani gambarnya "James 3." Keluarga James lantas menghubungi adik mereka di Huston, lalu mereka mengirim James patung dan model pesawat yang telah dikembalikan kepadanya oleh angkatan laut setelah kematian kakaknya.
 
Ruth Simmons
Salah satu kisah tentang reinkarnasi yang paling terkenal adalah tentang seseorang bernama Ruth Simmons. Pada tahun 1952, dia menjalani serangkaian sesi hipnosis yang dilakukan oleh terapisnya, Morey Bernstein, hingga kembali ke saat kelahirannya. Saat itu dia tiba-tiba mulai berbicara dengan aksen Irlandia berat dan ingat banyak detail tertentu dari hidupnya sebagai Bridey Murphy, yang pernah tinggal di Belfast, Irlandia pada abad ke-19. Tidak banyak hal-hal yang disebutkan yang dapat diverifikasi. Namun, dia ingat dua orang di mana dia terbiasa membeli makanan, yaitu Mr John Carrigan dan Mr Farr. Kota tersebut memang mencatat bahwa selama periode tahun 1865-1866 terdaftar dua individu tadi sebagai pedagang. Kisah ini akhirnya dituangkan menjadi sebuah film di tahun 1956 yang berjudul The Search for Bridey Murphy.
 

Siapakah Kakekmu?
Gus Taylor, seoeang remaja yang saat itu baru berusia 18 bulan ketika ia mulai mengatakan bahwa dia adalah kakeknya sendiri. Anak-anak bisa bingung tentang identitas mereka sendiri dan orang anggota keluarga mereka, tapi ini berbeda. Kakeknya telah meninggal setahun sebelum Gus lahir dan anak itu benar-benar percaya bahwa mereka adalah orang yang sama. Ketika ditunjukkan beberapa foto keluarga, Gus diidentifikasi sebagai "Kakek Augie" ketika ia berusia empat tahun.
 
Ada sebuah rahasia keluarga yang sebelumnya tak pernah dibicarakan di depan atau sekitar Gus, bahwa adik sang Kakek Augie itu telah tewas dibunuh dan dibuang di San Francisco Bay. Keluarga tentunya menjadi bingung ketika anak empat tahun mulai berbicara tentang adiknya yang telah meninggal. Menurut Gus, Tuhan memberinya tiket setelah ia meninggal. Dengan tiket ini ia mampu untuk melakukan perjalanan melalui suatu lubang, setelah itu ia kembali ke kehidupan sebagai Gus.
 
Parmod Sharma
Parmod Sharma dilahirkan di India pada tahun 1944. Saat ia mencapai usia dua tahun, ia mengatakan kepada ibunya bahwa istrinya di Moradabad bisa memasak untuknya, agar ibunya tidak perlu lagi memasak. Morabad merupakan sebuah tempat yang berjarak 145 kilometer (90 mil) dari dari tempat kelahirannya, Bisauli. Antara usia tiga dan empat, Parmod menggambarkan usaha bisnis yang disebut "Mohan Brothers" di mana ia telah bekerja dengan anggota keluarga, menjual kue dan air. Dia membangun miniatur toko dan menyajikan keluarganya kue lumpur dan air. Dia pernah menjadi pedagang kaya dan mengeluh tentang situasi finansial yang kurang cerah bagi keluarganya saat ini. Dia menyarankan agar orang tuanya agar tidak makan dadih, dan ia pun tidak lagi mau memakannya. Dia mengatakan bahwa ia menjadi sakit setelah makan itu dalam kehidupan lamanya. Parmod juga benci berendam dalam bak mandi dan mengatakan kepada orang tuanya bahwa ia telah meninggal dalam bak mandi.
 
Orang tua Parmod berjanji untuk membawanya ke Moradabad suatu saat jika ia telah belajar membaca. Ternyata ada sebuah keluarga dengan nama Mehra yang telah menjalankan usaha soda dan toko kue yang disebut "Mohan Brothers." Manajer Parmanand Mehra telah meninggal pada tahun 1943 setelah melahap dadih dan menderita penyakit pencernaan dan peritonitis, hingga ia akhirnya meninggal. Parmanand juga ternyata telah mencoba mandi obat sebagai salah satu pengobatan lama sebelum kematiannya.

Kasus Imad Elawar
Imad Elawar, seorang anak yang masih berusia lima tahun dari Libanon sudah mulai berbicara tentang hidupnya di desa tetangga. Dua patah kata pertama yang dia katakan sebagai seorang anak adalah nama-nama "Jamileh" dan "Mahmoud," dan pada usia dua tahun ia telah menghentikan orang asing di luar dan mengatakan kepadanya bahwa mereka telah lama bertetangga. Anak dan orang tuanya tersebut akhirnya diselidiki oleh Dr Ian Stevenson. Imad membuat lebih dari 55 klaim yang berbeda tentang kehidupan sebelumnya.
 
Keluarga akhirnya mengunjungi desa yang telah disebutkan oleh anaknya tersebut, bersama dengan Stevenson, dan menemukan sebuah rumah di mana anaknya itu mengklaim bahwa itu tempat tinggalnya. Imad dan keluarganya mampu secara positif mengidentifikasi tiga belas fakta dan kenangan yang dikonfirmasi sebagai akurat. Imad mengenali pamannya dari kehidupan sebelumnya yang bernama Mahmoud, dan gundiknya, Jamileh, dari sebuah foto. Ia mampu mengingat di mana ia telah menyimpan senjatanya, sebuah fakta lain yang akhirnya juga telah diverifikasi, dan bisa ngobrol dengan orang asing tentang pengalaman mereka selama menjalani hari-hari tentara. Secara total, 51 dari 57 pengalaman dan tempat yang disebutkan oleh Imad telah diverifikasi selama kunjungan tersebut.

John Raphael dan Pohon di Menara
 Peter Hume, seorang pemanggil pada permaian bingo dari Birmingham, Inggris, mulai mengalami mimpi yang sangat spesifik tentang kehidupan saat bertugas jaga di perbatasan Skotlandia pada 1646. Dia adalah seorang mantan prajurit tentara Cromwell dan namanya adalah John Raphael. Ketika dilakukan sebuah hipnosis, Hume ternyata mampu mengingat rincian lebih lanjut dan lokasi. Ia mulai mengunjungi tempat-tempat yang ia ingat dengan saudaranya, bahkan menemukan barang-barang kecil yang tampaknya datang dari era di mana ia tinggal, seperti taji kuda.

Dengan bantuan seorang sejarawan desa di Culmstock, Inggris Selatan, ia bahkan berhasil positif mengidentifikasi rincian tentang gereja yang ia kenal dan ia mampu menceritakan bahwa gereja yang pernah digunakan itu memiliki sebuah menara dengan pohon cemara yang tumbuh dari dalamnya. Ini bukan fakta yang umum diketahui, dan membuat terkejut karena Hume mengetahui tentang menara gereja yang telah diturunkan pada 1676. Dalam register lokal, John Raphael ditemukan telah menikah di gereja tersebut. Seorang sejarawan saat perang saudara, Ronald Hutton, menyelidiki kasus ini dan menanyakan Hume pertanyaan yang lebih spesifik di bawah hipnotis. Namun Hutton tidak puas karena pernyataan Hume yang selaras dengan era kehidupan masa lalunya, ternyata tidak bisa menjawab semua pertanyaannya dengan memuaskan.

Edward Austrian
Patricia Austrian yang memiliki seorang putra berusia empat tahun, Edward, yang mempunyai fobia gerimis. Kemudian dia juga mempunyai masalah dengan tenggorokannya hingga akhirnya sakit parah. Setiap kali dia mendapatkan sakit tenggorokan, ia berkata bahwa "tembakan itu menyakitkan." Edward memberitahu ibunya cerita yang sangat rinci tentang kehidupan sebelumnya di parit dalam Perang Dunia I. Ia mengatakan bahwa ia telah ditembak di tenggorokan dan dibunuh.

Dokter pada awalnya tidak bisa menemukan penyebab sakit tenggorokan dan amandel juga telah diangkat sebagai langkah pencegahan. Sebuah kista ternyata berkembang di tenggorokannya dan dokter tidak tahu bagaimana mengobatinya. Begitu Edward diminta untuk memberitahu orangtuanya dan lain-lain lebih banyak tentang kehidupan sebelumnya serta berbicara tentang bagaimana dia dibunuh, kista itu menghilang. Dokter Edward tidak pernah menemukan penyebab mengapa kista itu akhirnya menghilang.

Steve Jobs
Seorang insinyur perangkat lunak yang bernama Tony Tseung, seorang karyawan Apple, mengirim email ke sebuah kelompok Buddhis di Thailand, bertanya apakah mereka bisa menceritakan apa yang terjadi pada pendiri Apple Steve Jobs setelah ia meninggal. Jawabannya adalah bahwa Jobs kini seorang filsuf langit, di sebuah istana kaca yang melayang di atas kantor pusat Apple di Cupertino, California.

Di Malaysia, sekelompok pengagum Jobs melakukan upacara keagamaan setelah pemakamannya. Dalam upacara tersebut, masing-masing kelompok menggigitan sebuah apel sebelum akhirnya dibuang ke laut yang bertujuan untuk mempercepat proses reinkarnasi. Phra Chaibul Dhammajayo, salah satu pemimpin di Kuil Dhammakaya, yakin bahwa Jobs telah terlahir kembali. Kehadirannya sekarang adalah untuk kepentingan tertentu dalam ilmu pengetahuan dan seni. Pengikutnya juga telah menerima informasi ini melalui pesan khusus yang disiarkan di seluruh dunia. Rupanya, rincian lebih spesifik akan diberitahukan lebih lanjut ketika Jobs merasa perlu untuk menyampaikan ilmu pengetahuan atau amanat.