Forex For Living | Forex Mart
Showing posts with label Iptek. Show all posts
Showing posts with label Iptek. Show all posts

Tuesday, 19 November 2013


Jika melihat dari sosoknya, dia tak ubahnya seperti kita semua pada umumnya, namun perjalanan hidupnya mungkin bisa menginspirasi dalam berjuang lebih untuk mendapat kehidupan yang lebih baik. Anda boleh percaya atau tidak, dan itu adalah hak Anda. Tapi pastinya semua ini nyata. Dan berikut kisah lengkapnya ...

Kisah mengenai pria ini berawal pada awal tahun 1980-an, saat itu Dennis M. Hope masih muda dan menganggur, dan tertarik untuk membuat bisnis dalam bidang properti. Namun yang menjadi masalah, dia tidak memiliki properti yang bisa dijual untuk memulainya. Hingga pada suatu hari, saat dia melihat keluar melalui jendela, lalu tiba-tiba dia memiliki ide yang menurutnya bisa mengubah kehidupan ekonominya secara drastis. Dia lalu segera pergi ke perpustakaan dan membaca sebuah Perjanjian Luar Angkasa yang dibuat tahun 1968, dimana disebutkan bahwa tidak ada negara yang dapat memiliki bulan, tetapi tidak menyebutkan apa-apa tentang individu. Dia menganggap hal itu adalah suatu celah yang baik baginya.

Dennis kemudian menulis surat ke PBB untuk meminta penjelasan berdasarkan hukum mengenai alasan mengapa seseorang tidak bisa meng-klaim kepemilikan bulan. Tapi dia tidak pernah mendapat balasan apapun.

"Aku mengirimkan ke PBB deklarasi kepemilikan dengan merinci maksud saya untuk membagi dan menjual bulan dan tidak pernah mendapat balasan," katanya. "Berarti ada celah dalam perjanjian itu, mengisyaratkan perjanjian itu tidak berlaku untuk individu."

Akhirnya kemudian Dennis segera membentuk Lunar Embassy Corp, dan mengurus semua hak kepemilikan Bulan dan lainnya, lalu mulai menjual satu hektar lot yang dihargai senilai $ 19.95 USD (atau $ 36,50 USD setelah termasuk "pajak lunar" dan biaya pengiriman serta pembuatan akta) dan ada diskon untuk plot yang lebih besar. Hingga saat ini tercatat Dennis telah berhasil menjual lebih dari 611 juta hektar lot tanah di bulan (atau sekitar 7,5 persen) untuk sekitar 4,25 juta orang dari seluruh dunia. Itu termasuk 250 selebriti dan tiga mantan presiden (George HW Bush, Jimmy Carter, dan Ronald Reagan). Ada juga sekitar 1.800 perusahaan besar yang membeli properti dari dia (perusahaan seperti Hilton dan jaringan hotel Marriott).

Menurut penuturan Tanja Masson-Zwaan, presiden Institut Internasional Hukum Angkasa, PBB tidak pernah menanggapi karena perjanjian itu hanya berlaku untuk negara dan warganya, demikian penjelasannya kepada National Geographic .

Saat ini Dennis masih menjabat sebagai Presiden Pemerintah Galactic, yang merupakan pemerintah republik demokratis yang mewakili pemilik tanah di Bulan dan beberapa properti lain (ia mengaku juga memiliki Merkurius, Mars, Venus, Io (salah satu bulan Jupiter), dan Pluto !!). Anda bahkan dapat membeli keseluruhan Pluto dengan hanya senilai $ 250.000 USD saja !! Pemerintah Galactic bahkan telah memiliki mata uang sendiri yang dinamai Delta, walau belum tahu cara meng-konversikannya ke dalam mata uang Dollar itu sendiri.

Mereka pun berencana untuk membangun sebuah kota di Bulan, yang akan berbentuk seperti piramida empat sisi, dengan ukuran tiga kilometer kali tiga kilometer (1,9 mil kali 1,9 mil) di dasar dan 2,5 kilometer (1,5 mil) tingginya. Dan akan ada 5.750 kilometer persegi (2.220 mil persegi) luas di dalamnya, dan itu bisa menampung 70.000 orang. Setiap pemerintah dari Bumi akan diwakili, dan akan ada restoran, rumah sakit, dan teater seperti layaknya di setiap kota yang normal di Bumi.

Ada hal menarik saat mendengar kabar bahwa Lembaga Antariksa China berencana akan melakukan pendaratan di bulan tahun 2012 lalu, Dennis segera menulis surat kepada Pemerintah China bahwa dia tidak punya masalah dengan itu asalkan mereka memiliki perjanjian lisensi dengannya. Jika tidak, maka China tidak mungkin bisa mendarat di Bulan.

Hal menarik lainnya yang pernah terjadi adalah saat Dennis menerima tagihan energi dari seorang pria yang mengaku memiliki Matahari. Namun setelah mempertimbangkannya dengan cermat, dia memutuskan untuk meminta orang untuk mematikan Matahari.

Kisah Dennis ini bahkan telah dibuat menjadi sebuah film dokumenter yang berjudul "Lunarcy!", yang bertutur tentang orang-orang yang telah mendedikasikan hidup mereka hanya pada satelit alami Bumi.

Wednesday, 11 September 2013

ciuman

Menurut ensiklopedia bebas, ciuman merupakan perbuatan menekankan bibir seseorang terhadap salah satu anggota tubuh diri sendiri atau orang lain. Sementara pandangan budaya terhadap tindakan mencium sangatlah bervariasi. Sebuah ciuman dapat dipakai untuk menyatakan banyak perasaan, antara lain cinta, gairah, kasih sayang, rasa hormat, salam, dan persahabatan. Dan hingga saat ini, ciuman telah menjadi ungkapan umum perasaan kasih sayang pada banyak budaya di berbagai belahan dunia.

Meskipun ciuman telah telah dikenal sejak zaman primitif, tapi ciuman telah mengalami banyak perkembangan dari masa ke masa. Ciuman itu sendiri, pertama kali dipelajari di awal abad ke-20 oleh sejarawan alam Ernest Crawley. Dalam bukunya Ia menulis bahwa ciuman adalah ekspresi universal dalam kehidupan sosial yang mewakili perasaan kasih sayang, cinta (cinta seksual, cinta orang tua, cinta anak), dan penghormatan. Menurut Crawley, sentuhan merupakan "ibu dari perasaan," dan ciuman merupakan bentuk sentuhan yang menunjukkan hubungan yang intim. Menurutnya, ciuman sangat jarang dilakukan di masyarakat yang rendah dan setengah-beradab, dan lebih banyak dilakukan dalam masyarakat yang lebih beradab. Tapi di antara peradaban-peradaban tingkat tinggi, ada suatu perbedaan: di Mesir kuno ciuman tampaknya tidak dikenal tetapi ciuman banyak dilakukan di Yunani, Assyria, dan India.

Di masa modern seperti saat ini, para ilmuwan melakukan pemindaian otak pada orang-orang ketika sedang melakukan hubungan romantis. Beberapa studi yang telah dilakukan menunjukan bahwa setelah "kencan pertama yang sempurna," sebuah sistem di dalam otak menjadi aktif dan itu sama dengan ketika seseorang mengonsumsi kokain. Dalam sebuah studi mengenai kasih sayang antara para kekasih, ketika peserta melihat foto pasangan mereka, otak mereka dibanjiri dopamin, bahan kimia internal yang dilepaskan ketika seseorang melakukan sesuatu yang sangat menyenangkan.

Untuk dapat mencapai tingkat yang romatis, ciuman biasanya memerlukan privasi. Menurut Cane, ciuman romantis memerlukan lebih dari kedekatan sederhana dan juga perlu adanya keintiman atau privasi. Psikolog terkenal bernama Wilhelm Reich "mengecam masyarakat" karena tidak memberikan para pemuda cukup privasi dan membuat mereka sulit untuk hanya bersama kekasihnya. Namun, Cane juga menjelaskan betapa banyaknya pencinta tetap bisa mencapai keromantisan meskipun berada di tempat umum. Dia menambahkan pula, "Dengan cara ini mereka dapat berciuman di depan umum bahkan di sebuah plaza yang ramai dan tetap romantis." Meskipun demikian, ketika orang diminta untuk menggambarkan tempat mereka berciuman yang paling romantis, jawaban mereka hampir selalu merujuk kepada tempat tempat yang sepi, misalnya kebun apel, pantai, padang tempat melihat bintang, atau kolam di daerah terpencil.

“Kiss me, and you will see how important I am.” 
                                                               ― Sylvia Plath

Sunday, 11 August 2013


Kecantikan merupakan anugerah yang luar biasa bagi seorang wanita, dan suatu kebanggaan tersendiri bagi seorang pria yang memiliki seorang pasangan atau istri yang cantik. Tak heran, dengan seiring perjalanan waktu dan kemajuan dalam bidang kosmetika dalam teknologi kedokteran, kini 'kecantikan' bisa diperoleh dengan mudah, hingga membuat banyak sekali wanita berlomba untuk mempercantik diri mereka.

Dan seperti judul yang saya tulis untuk judul postingan ini, ternyata memang ada seorang suami dari bagian utara China, bernama Jian Feng yang telah menceraikan istrinya karena berwajah jelek, bahkan ia juga menuntut istrinya itu sebesar 750.000 Yuan ($120.000) !!

Lho? Koq bisa? Lantas kalo memang jelek, kenapa sebelumnya si pria bersedia untuk menikah dengan wanita itu? Begitu kira-kira pertanyaan yang terlintas dalam pikiran anda.

Ternyata, di awalnya pernikahan mereka sebenarnya berbahagia, hingga saat sang istri melahirkan seorang anak. Si suami sangat terkejut ketika melihat wajah anaknya yang tidak mirip dengan salah satu dari mereka, hingga timbul kecurigaan bahwa istrinya itu telah berselingkuh, dan anak itu bukanlah anaknya.

Tapi hasil test DNA yang dilakukan ternyata membuktikan bahwa anak itu ternyata memanglah anak pasangan tersebut. Dan setelah melakukan penyelidikan lebih jauh, didapat bukti bahwa sebelum pertemuan hingga pernikahan suami istri tersebut, si istri telah melakukan operasi plastik senilai 620,000 Yuan ($100,000) untuk merubah penampilannya menjadi lebih cantik seperti terlihat saat ini.


Sang suami yang tidak bisa menerima akan kenyataan tersebut lantas mengajukan perceraian. Tak hanya itu, ia juga menuntut istrinya tersebut karena dianggap telah menipu dirinya. Pengadilan akhirnya memutuskan untuk mengabulkan gugatan agar sang mantan istri tersebut membayar 'ganti rugi' seperti yang diminta yaitu sebesar 750.000 Yuan ($120.000).

Semoga kisah ini bisa menjadi hikmah dan pelajaran bagi kita semua.

Wednesday, 7 August 2013


Matahari merupakan salah satu ciptaan Tuhan yang sangat kita butuhkan untuk bisa bertahan hidup, selain juga air dan udara tentunya. Panas matahari selain memberi kita kehangatan, cahayanya juga kita butuhkan untuk bisa melihat alam sekitar. Namun, bagaimana bila terpaksa harus hidup di belahan dunia yang sangat minim menerima cahaya matahari? Simak penuturan kisah berikut ini..

Pada awalnya Rjukan merupakan sebuah desa kecil di Norwegia dekat wilayah kutub Artik. Setiap enam bulan setiap tahun, kota ini biasanya selalu bermandikan kegelapan, dan itu bisa terjadi dikarenakan adanya pegunungan yang menghalangi kota ini untuk mendapatkan sinar matahari alami. Hal ini membuat mereka akhirnya berupaya untuk menempatkan sebuah cermin besar di sekitar lereng pegunungan untuk memantulkan sinar matahari ke desa.

Dengan populasi penduduk sekitar 3.000 orang kota ini terletak di lereng pengunungan tertinggi di Norwegia, Rjukan juga bisa dikatakan sebagai persinggahan manusia di antah berantah. Tempat ini mulanya dibangun sebagai sebuah pos pemeriksaan industri oleh perusahaan Norsk Hydro di awal 1900-an, juga untuk menekan biaya membawa persediaan dan bahan bangunan ke lembah itu yang hampir dua kali lipat anggaran nasional Norwegia. Terpencil dan terisolasi, Rjukan nyaris lebih mirip sebagai sebuah pos untuk pekerja pabrik dan barak untuk keluarga mereka sampai tahun 1996, ketika pemerintah kota akhirnya menaikkan meng-upgrade status Rjukan sebagai "kota."

Namun ada masalah yang menjadi malapetaka bagi penduduk Rjukan, hal ini dikarenakan dari pertengahan September sampai awal Maret, tidak ada sinar matahari.

Karena terletak di kutub ekstrim dari Bumi, hal itu memang tidaklah aneh, yaitu musim dingin yang berkepanjangan, atau musim panas yang berlangsung terus menerus selama beberapa bulan. Hal ini berkaitan juga berkaitan erat dengan perputaran Bumi terhadap Matahari, yang juga menyebabkan terang dan gelap hanya bisa berganti selama beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan lamanya. Norwegia memang terletak tidak jauh dari Lingkaran Kutub Utara, dan dikarenakan periode musim panas mereka yang berbeda dengan bagian dunia lainnya menyebabkan negara ini juga dikenal dengan sebutan "Land of the Midnight Sun". Hal ini dikarenakan selama periode Mei hingga Juli, matahari tidak pernah benar-benar hilang di bawah cakrawala. Namun, itu hanya di daerah utara, dalam Lingkaran Artik. Sementara wilayah selatan Norwegia lebih banyak mengalami kegelapan yang seolah tak berujung, meskipun terkadang matahari masih bisa bersinar selama setidaknya 20 jam sehari.

Tentu saja, siang hari konstan di musim panas berarti sebaliknya saat musim dingin, dan lintang utara Norwegia yang mengalami masa kegelapan berlangsung selama sekitar tiga bulan pada puncak musim dingin. Rjukan berada jauh di bawah tepi Lingkaran Artik, namun kota ini rupanya juga mengalami masalah yang cukup serius karena benar-benar dikelilingi oleh pegunungan, jadi meskipun desa-desa lain di dekat mereka mendapatkan manfaat dari matahari terbit, Rjukan selalu mendapat sekitar enam bulan kegelapan.

Akhirnya mereka merasakan bahwa hal ini sudah cukup, hingga warga Rjukan akhirnya sepakat untuk membangun sebuah proyek yang terinspirasi dari tokoh film kartun Wile E. Coyote [ingat Road Runner?], yaitu dengan mendirikan tiga cermin besar di sepanjang punggung pegunungan dengan maksud untuk memantulkan sinar matahari ke alun-alun kota. Cermin-cermin itu menggantung 450 meter (1.500 kaki) di atas kota dan berputar dengan dengan suatu lintasan yang menjaga agar pantulan sinar matahari selalu tepat mengarah ke tengah alun-alun kota sepanjang hari. Harganya 5 juta kroner [mata uang Norwegia], atau sekitar $ 849.000, itu semua untuk membangun perangkat dan mengangkutnya ke puncak gunung. Cahaya yang dihasilkan adalah 600 meter persegi (6.500 kaki persegi), dan untuk pertama kalinya dalam 100 tahun, warga kota Rjukan akhirnya bisa merasakan sinar matahari di kulit mereka sepanjang tahun.