Forex For Living | Forex Mart

Monday, 5 August 2013

simpanse

Suatu kesalahan umum memang seringkali terjadi: Baik dalam iklan, film, dan buku, simpanse seringkali keliru disebut sebagai monyet. Sementara terkait mengenai hal ini, simpanse sebenarnya sama sekali bukanlah sejenis monyet. Sebaliknya, mereka adalah bagian dari kelompok yang benar-benar terpisah dari primata yang lebih dikenal sebagai kera besar.

Simpanse seringkali dianggap sebagai sejenis monyet. Pada tahun 2003, misalnya, kampanye yang dikenal dengan sebutan "trunk monkey" secara sukses membuat iklan Suburban Auto Group yang menampilkan simpanse sebagai maskot. Karakter sastrawan Curious George digambarkan sebagai sesuatu yang besar, berekor kera dan hampir secara eksklusif disebut sebagai monyet.

Tetapi bagaimana pun simpanse bukanlah monyet. Simpanse lebih tepat bila digolongkan sebagai kera besar, atau kelompok keluarga mamalia yang dikenal sebagai Hominidae. Kelompok Hominidae lainnya termasuk gorila, orangutan, bonobo, dan manusia.

Hominidae telah membentuk setengah dari keluarga Hominoidea super, setengah lainnya yang Hylobatidae. Hylobatidae sendiri terdiri dari kera rendah, yang meliputi owa dan siamangs.

Kera besar dan kera rendah merupakan golongan primata. Di sini, akhirnya, simpanse bersinggungan dengan monyet, yang juga primata, bersama dengan lemur, tarsius, dan beberapa jenis lainnya.

Jadi apa yang memisahkan monyet dari simpanse, atau kera apapun? Hampir semua monyet dilengkapi dengan ekor, yang terampil mereka gunakan sebagai lengan atau kaki tambahan. Monyet, selain lebih cerdas, juga memiliki muka yang lebih pucat dibandingkan dengan kera, yang memiliki rasio otak-ke-tubuh yang jauh lebih besar dan terbiasa menggunakan alat.

Selain itu, monyet terbesar, poros (berpikir Rafiki dari The Lion King) topi keluar pada lebih dari 91 cm (3 ft). Simpanse biasanya berdiri sekitar 1,7 meter (5,5 kaki). Simpanse juga biasanya memiliki rentang hidup lebih lama, kadang mencapai norma-norma manusia.

Lebih banyak bukti berasal dari pembedaan genetika. Manusia, simpanse, bonobo, gorila dan semua terkait erat. Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa manusia dan simpanse memiliki sekitar 96-99 persen DNA yang sama. Sementara monyet, di sisi lain, lebih jauh terkait dengan manusia, yaitu sekitar 93 persen dari DNA yang sama.

Agak ironis memang, karena saat simpanse pergi berburu, mereka cenderung pergi setelah monyet.

Sunday, 4 August 2013


Selama ini memang sudah banyak proses untuk menciptakan suara dan musik. Hal ini ternyata bisa didapat dari sumber data apapun, seperti pola lalu lintas jalan, atau jumlah pelanggan berbelanja di toko tertentu dalam satu bulan. Fluktuasi angka yang ada bisa dipakai untukj menciptakan musik, dengan sebagian besar potongan-potongan hingga membuat suara yang besar, dan Anda biasanya tidak akan tahu bahwa itu dibuat dari sebuah data kecuali seseorang mengatakan kepada Anda mengenai hal itu.

Mesin Sonifikasi
Dennis P. Paul telah menemukan cara baru bagi siapa saja untuk menciptakan musik melalui proses sonifikasi. Hal ini pada dasarnya dihasilkan dari suatu penjepit berputar, pengukuran jarak laser dengan presisi tinggi, dan perangkat lunak komputer. Dengan meletakkan benda kecil atau menengah di penjepit yang berputar itu, laser membaca variasi jarak pada permukaan dan mengubahnya menjadi frekuensi audio dalam program komputer yang telah disesuaikan. Dengan manambah beberapa perbaikan, frekuensi bisa menjadi alat musik, hingga bisa membuat komposisi yang baik dari sepatu dan botol sampo.

Suara Tanaman
Sebuah organisasi bernama Komunitas Musik Wales baru-baru ini telah mengembangkan sebuah proyek yang disebut Suara Statistik [Stats in Sound], yang memanfaatkan data yang tanaman untuk membuat suara yang unik. Mereka mengukur fotosintesis melalui temperatur, kelembaban, dan tingkat cahaya selama 24 jam. Matt Jackson menyusun data menjadi sebuah lagu elektronik yang menunjukkan bagaimana setiap bagian dari tanaman bisa menghasilkan suara yang berbeda. Kondisi yang buruk dari suatu tanaman akan menghasilkan sesuatu gelap yang mempengaruhi pada lagu hingga bertempo lambat, sementara kondisi baik menghasilkan sebuah lagu yang cerah, lebih optimis.

Lagu Pi
Tom Dukich mengambil angka pi yang tak berujung, atau 3.14, hingga 1.000 digit dan mengubahnya menjadi sebuah lagu. Dia memberikan suara instrumen saat nomor tertentu muncul hingga membuat suatu lagu yang benar-benar unik. Walaupun lagu yang satu ini agak kabur dan tidak merdu, sepertinya masih cukup menarik untuk melihat bagaimana hal itu bisa dilakukan. Ide ini menggunakan rumus matematika untuk menghasilkan musik yang cerdas, dan dapat dengan mudah digunakan untuk sesuatu yang lebih rumit, seperti fraktal.

Hentakan Higgs Boson
GEANT, jaringan riset tingkat tinggi Uni Eropa menggunakan data dari partikel Higgs Boson dalam komposisi lagu mereka. Duri-duri dalam elektron volt menghasilkan catatan komposisi pada bass, piano, marimba, xylophone, dan beberapa instrumen perkusi. Lagu-lagu ini mirip dengan lagu pi, meskipun kurang menyebar dan terdengar lebih bahagia. Lagu ini mungkin tidak akan memenangkan Grammy, tapi dengan lagu-lagu yang terus dihasilkan, mungkin itu suatu saat dapat terjadi.

Pemandangan jadi Suara
Begi Anda penggemar gadget, khususnya iPhone, tentunya sudah tak asing lagi. Ini memang merupakan aplikasi iPhone terbaru yang cukup mengagumkan hasil kreasi Perry Balai yang merekam gambar dengan menggunakan kamera telepon genggam Anda, kemudian dengan menggunakan data yang berasal dari berbagai nuansa cahaya tersebut, untuk selanjutnya diterjemahkan menjadi suara. Gambar terang memberikan suara lebih cerah, dan gambar yang gelap memberikan suara lebih sendu, hingga mengubah lingkungan seperti apapun menjadi soundscape seperti mimpi dan atmosfer. Teknologi ini bekerja cukup baik hingga bisa merubah suara sesuai dengan kehendak cahaya, dan menciptakan soundtrack film mendekati sempurna dengan mudahnya. Pengalaman yang merupakan campuran dari indera, membuat Anda bisa mendengar dan melihat warna suara.

Musik sang Matahari
Robert Alexander memiliki latar belakang dalam komposisi klasik dan sekarang menggunakan keterampilan dalam pekerjaannya sebagai spesialis sonifikasi untuk Solar Heliospheric Research Group. Dalam proyek ini, ia menggunakan contoh data dari The Solar Heliospheric Observatory, yang merupakan pesawat ruang angkasa NASA yang digunakan untuk mengukur dan memprediksi jilatan api matahari. Dengan data ini ia membuat vokal paduan suara halus dan ketukan drum epik yang bisa membuat Anda merasa petualang, seolah-olah Anda bepergian melalui ruang. Suara drum sebagian besar didasarkan pada hasil rotasi 26-hari dari matahari.

Fraktal Aneh
Komposer Gustavo Diaz-Jerez dengan menggunakan angka yang dihasilkan dalam suatu set Mandelbrot, atau rumus yang dikreditkan dengan menemukan suatu fraktal, yang merupakan sistem umpan balik tak berujung. Hasilnya adalah suatu ruang yang terbuka dan suara aneh akan segera Anda dengar. Perhatian untuk tidak memainkannya pada volume tinggi, karena lagu dimulai dengan tenang namun bisa menjadi semakin keras hingga bisa menghancurkan speaker Anda.

Suara Pasang
Design Rhythmics Sonification Research Lab adalah kelompok yang berfokus pada cara mengubah data historis dan ilmiah ke dalam musik. Marty Quinn, seorang komposer klasik dan programmer komputer, memiliki metode yang baik dalam sonifying data. Misalnya, ketika menjelaskan bagaimana dia menciptakan sepotong lagu yang didasarkan pada pembacaan laut saat pasang di Venesia, ia mengatakan bahwa suara seruling didasarkan pada arah angin, sementara French horn didasarkan pada suhu angin. Dia memiliki banyak potongan menarik, seperti lagu yang terbuat dari 110.000 tahun data inti es, atau interpretasi musik Shakespeare Twelfth Night.

Album Semesta
Mickey Hart dan bandnya menciptakan lagu dengan menggunakan berbagai data dari alam semesta. Dalam lagu-lagunya, ia menggunakan sampel audio yang dihasilkan dari latar belakang gelombang mikro kosmik, berbagai galaksi, pulsar, supernova, dan bentuk astronomi lainnya dan peristiwa. Album baru, Mysterium Tremendum vol. 2, menggunakan berbagai suara dan memadukannya dengan gaya musik seperti rock dan trance dengan cara yang unik hingga tercipta suatu lagu yang terbaik

Musik Mikroba
Peter Larsen, seorang ahli biologi di US Department of Argonne National Laboratory Energy telah berhasil mengubah data sejumlah mikroba ke dalam musik dalam upaya untuk lebih memahami hubungan antar mikroorganisme yang saling bergantung satu sama lain. Dia tidak merubah data dengan cara apapun agar membuatnya terdengar lebih seperti musik klasik, hingga hasilnya terdengar agak aneh, tapi masih terdengar baik bagi seseorang yang tidak memainkan alat musik sendiri.

Saya berharap bahwa setelah membaca artikel ini Anda bisa lebih mengerti bahwa tidak semua orang yang membuat musik perlu menjadi musisi yang berpengalaman untuk membuat potongan-potongan suara yang baik. Jika Anda memiliki ide yang baik, keinginan kuat untuk menerapkannya, Anda dapat membuat sesuatu yang Anda menikmati dan dengarkan, hingga Anda tidak memerlukan lagi musisi yang banyak untuk memainkan berbagai instrumen. 

Saturday, 3 August 2013


Memang pastinya telah banyak sekali kita mendengar tentang reinkarnasi. Tapi meskipun cerita reinkarnasi tidak pernah benar-benar dapat dibuktikan kebenarannya, beberapa darinya memiliki hal-hal yang justru malah benar-benar membingungkan, terutama ketika cerita itu datang dari anak yang seharusnya masih terlalu muda untuk memiliki banyak pengetahuan tentang dunia.

Anak pulau Barra
Cameron Macauley lahir di Glasgow, Skotlandia. Sejak usia dua tahun, dia mengatakan kepada ibunya bahwa ia berasal dari sebuah pulau bernama Barra, di lepas pantai barat Skotlandia. Dia juga berbicara tentang sebuah rumah putih dan pantai di mana pesawat biasanya mendarat. Dia memiliki anjing hitam-putih dan nama ayahnya adalah Shane Robertson, yang tewas tertabrak mobil. Dia tertarik akan sebuah rumah putih di tepi pantai dan mengeluh kehilangan ibu yang lain. Karena anaknya telah lama merindukan Barra, dan tidak mau anaknya marah, sang ibu akhirnya membawanya berkunjung ke pulau tersebut, yang merupakan penerbangan selama satu jam jauhnya. Pesawat mendarat di pantai.

Keluarga menemukan sebuah rumah putih yang dimiliki oleh Robertson, dan anjing hitam-putih di salah satu foto-foto keluarga mereka, bersama dengan mobil yang Cameron ingat. Namun, tak seorang pun mengingat Shane. Cameron tahu jalan di sekitar rumah putih dan mampu menunjukkan keanehan-keanehannya.

Saat ia tumbuh lebih tua, Cameron perlahan kehilangan kenangan, tapi ia tetap yakin bahwa kematian bukanlah akhir. Seperti halnya Gus Taylor, ia juga menyatakan bahwa ia berakhir di perut ibunya setelah jatuh melalui sebuah lubang. Cerita itu akhirnya diberitakan oleh televisi Inggris, hingga membuat kasus Barra menjadi salah satu kisah reinkarnasi terbaik yang telah didokumentasikan.

Jam Belanda
Bruce Whittier telah menyatakan kembali mimpinya sebagai seorang Yahudi yang bersembunyi di sebuah rumah dengan keluarganya. Namanya adalah Stefan Horowitz, seorang Belanda keturunan Yahudi yang akhirnya ditemukan di tempatnya bersembunyi bersama keluarganya dan dibawa ke Auschwitz, di mana akhirnya ia meninggal. Selama dan setelah mimpi, ia merasa panik dan gelisah. Dia mulai merekam mimpi-mimpinya, dan satu malam ia bermimpi tentang sebuah jam, yang mampu diingatnya secara detail setelah bangun.
 
 Whittier bermimpi tentang lokasi dari jam di sebuah toko barang antik dan pergi untuk melihatnya. Jam itu terlihat di jendela toko dan tampak persis seperti yang ada di mimpinya. Whittier meminta si penjual mengatakan dari mana jam itu berasal. Dan dikatakan oleh sang penjual bahwa ia telah membeli jam tersebut dari seorang pensiunan mayor Jerman yang tinggal di Belanda. Whittier yakin bahwa dia benar-benar menjalani kehidupan masa lalu itu.

Pilot Pesawat Tempur Angkatan Laut
Di usianya yang masih sangat muda, James Leininger berkeinginan kuat sebagai pilot pesawat tempur angkatan laut. Pesawat adalah satu-satunya mainan dia mainkan, dan beberapa waktu kemudian pesawat obsesinya malah berubah menjadi mimpi buruk. Dia mulai kehilangan banyak waktu tidur dan terus berbicara tentang pesawat terbang, tentang senjata, dan kecelakaan menakutkan dengan pesawatnya. James, yang sebenarnya hanya diijinkan menonton acara anak-anak di TV, sudah mampu menunjukkan pada ibunya bagaimana cara pesawat tempur menggempur sebuah tank, dan cara memeriksa pesawat sebagai pilot akan melakukan penerbangan ketika ia baru berusia tiga tahun.
 
Anak itu bisa memberitahu ayahnya bahwa ia biasanya lepas landas dari sebuah kapal bernama Natoma dan tahu nama seorang co-pilot, Jack Larson. Natoma itu memang sebuah kapal yang ada di Pasifik dan Larson ternyata masih hidup. Setelah James mengatakan kepada ayahnya bahwa ia telah tewas dalam pesawatnya di Iwo Jima, ayahnya menemukan seorang pilot bernama James M. Huston Jr yang juga telah meninggal di sana. Hal lain yang menjadi keanehan, adalah saat James sudah mulai untuk menandatangani gambarnya "James 3." Keluarga James lantas menghubungi adik mereka di Huston, lalu mereka mengirim James patung dan model pesawat yang telah dikembalikan kepadanya oleh angkatan laut setelah kematian kakaknya.
 
Ruth Simmons
Salah satu kisah tentang reinkarnasi yang paling terkenal adalah tentang seseorang bernama Ruth Simmons. Pada tahun 1952, dia menjalani serangkaian sesi hipnosis yang dilakukan oleh terapisnya, Morey Bernstein, hingga kembali ke saat kelahirannya. Saat itu dia tiba-tiba mulai berbicara dengan aksen Irlandia berat dan ingat banyak detail tertentu dari hidupnya sebagai Bridey Murphy, yang pernah tinggal di Belfast, Irlandia pada abad ke-19. Tidak banyak hal-hal yang disebutkan yang dapat diverifikasi. Namun, dia ingat dua orang di mana dia terbiasa membeli makanan, yaitu Mr John Carrigan dan Mr Farr. Kota tersebut memang mencatat bahwa selama periode tahun 1865-1866 terdaftar dua individu tadi sebagai pedagang. Kisah ini akhirnya dituangkan menjadi sebuah film di tahun 1956 yang berjudul The Search for Bridey Murphy.
 

Siapakah Kakekmu?
Gus Taylor, seoeang remaja yang saat itu baru berusia 18 bulan ketika ia mulai mengatakan bahwa dia adalah kakeknya sendiri. Anak-anak bisa bingung tentang identitas mereka sendiri dan orang anggota keluarga mereka, tapi ini berbeda. Kakeknya telah meninggal setahun sebelum Gus lahir dan anak itu benar-benar percaya bahwa mereka adalah orang yang sama. Ketika ditunjukkan beberapa foto keluarga, Gus diidentifikasi sebagai "Kakek Augie" ketika ia berusia empat tahun.
 
Ada sebuah rahasia keluarga yang sebelumnya tak pernah dibicarakan di depan atau sekitar Gus, bahwa adik sang Kakek Augie itu telah tewas dibunuh dan dibuang di San Francisco Bay. Keluarga tentunya menjadi bingung ketika anak empat tahun mulai berbicara tentang adiknya yang telah meninggal. Menurut Gus, Tuhan memberinya tiket setelah ia meninggal. Dengan tiket ini ia mampu untuk melakukan perjalanan melalui suatu lubang, setelah itu ia kembali ke kehidupan sebagai Gus.
 
Parmod Sharma
Parmod Sharma dilahirkan di India pada tahun 1944. Saat ia mencapai usia dua tahun, ia mengatakan kepada ibunya bahwa istrinya di Moradabad bisa memasak untuknya, agar ibunya tidak perlu lagi memasak. Morabad merupakan sebuah tempat yang berjarak 145 kilometer (90 mil) dari dari tempat kelahirannya, Bisauli. Antara usia tiga dan empat, Parmod menggambarkan usaha bisnis yang disebut "Mohan Brothers" di mana ia telah bekerja dengan anggota keluarga, menjual kue dan air. Dia membangun miniatur toko dan menyajikan keluarganya kue lumpur dan air. Dia pernah menjadi pedagang kaya dan mengeluh tentang situasi finansial yang kurang cerah bagi keluarganya saat ini. Dia menyarankan agar orang tuanya agar tidak makan dadih, dan ia pun tidak lagi mau memakannya. Dia mengatakan bahwa ia menjadi sakit setelah makan itu dalam kehidupan lamanya. Parmod juga benci berendam dalam bak mandi dan mengatakan kepada orang tuanya bahwa ia telah meninggal dalam bak mandi.
 
Orang tua Parmod berjanji untuk membawanya ke Moradabad suatu saat jika ia telah belajar membaca. Ternyata ada sebuah keluarga dengan nama Mehra yang telah menjalankan usaha soda dan toko kue yang disebut "Mohan Brothers." Manajer Parmanand Mehra telah meninggal pada tahun 1943 setelah melahap dadih dan menderita penyakit pencernaan dan peritonitis, hingga ia akhirnya meninggal. Parmanand juga ternyata telah mencoba mandi obat sebagai salah satu pengobatan lama sebelum kematiannya.

Kasus Imad Elawar
Imad Elawar, seorang anak yang masih berusia lima tahun dari Libanon sudah mulai berbicara tentang hidupnya di desa tetangga. Dua patah kata pertama yang dia katakan sebagai seorang anak adalah nama-nama "Jamileh" dan "Mahmoud," dan pada usia dua tahun ia telah menghentikan orang asing di luar dan mengatakan kepadanya bahwa mereka telah lama bertetangga. Anak dan orang tuanya tersebut akhirnya diselidiki oleh Dr Ian Stevenson. Imad membuat lebih dari 55 klaim yang berbeda tentang kehidupan sebelumnya.
 
Keluarga akhirnya mengunjungi desa yang telah disebutkan oleh anaknya tersebut, bersama dengan Stevenson, dan menemukan sebuah rumah di mana anaknya itu mengklaim bahwa itu tempat tinggalnya. Imad dan keluarganya mampu secara positif mengidentifikasi tiga belas fakta dan kenangan yang dikonfirmasi sebagai akurat. Imad mengenali pamannya dari kehidupan sebelumnya yang bernama Mahmoud, dan gundiknya, Jamileh, dari sebuah foto. Ia mampu mengingat di mana ia telah menyimpan senjatanya, sebuah fakta lain yang akhirnya juga telah diverifikasi, dan bisa ngobrol dengan orang asing tentang pengalaman mereka selama menjalani hari-hari tentara. Secara total, 51 dari 57 pengalaman dan tempat yang disebutkan oleh Imad telah diverifikasi selama kunjungan tersebut.

John Raphael dan Pohon di Menara
 Peter Hume, seorang pemanggil pada permaian bingo dari Birmingham, Inggris, mulai mengalami mimpi yang sangat spesifik tentang kehidupan saat bertugas jaga di perbatasan Skotlandia pada 1646. Dia adalah seorang mantan prajurit tentara Cromwell dan namanya adalah John Raphael. Ketika dilakukan sebuah hipnosis, Hume ternyata mampu mengingat rincian lebih lanjut dan lokasi. Ia mulai mengunjungi tempat-tempat yang ia ingat dengan saudaranya, bahkan menemukan barang-barang kecil yang tampaknya datang dari era di mana ia tinggal, seperti taji kuda.

Dengan bantuan seorang sejarawan desa di Culmstock, Inggris Selatan, ia bahkan berhasil positif mengidentifikasi rincian tentang gereja yang ia kenal dan ia mampu menceritakan bahwa gereja yang pernah digunakan itu memiliki sebuah menara dengan pohon cemara yang tumbuh dari dalamnya. Ini bukan fakta yang umum diketahui, dan membuat terkejut karena Hume mengetahui tentang menara gereja yang telah diturunkan pada 1676. Dalam register lokal, John Raphael ditemukan telah menikah di gereja tersebut. Seorang sejarawan saat perang saudara, Ronald Hutton, menyelidiki kasus ini dan menanyakan Hume pertanyaan yang lebih spesifik di bawah hipnotis. Namun Hutton tidak puas karena pernyataan Hume yang selaras dengan era kehidupan masa lalunya, ternyata tidak bisa menjawab semua pertanyaannya dengan memuaskan.

Edward Austrian
Patricia Austrian yang memiliki seorang putra berusia empat tahun, Edward, yang mempunyai fobia gerimis. Kemudian dia juga mempunyai masalah dengan tenggorokannya hingga akhirnya sakit parah. Setiap kali dia mendapatkan sakit tenggorokan, ia berkata bahwa "tembakan itu menyakitkan." Edward memberitahu ibunya cerita yang sangat rinci tentang kehidupan sebelumnya di parit dalam Perang Dunia I. Ia mengatakan bahwa ia telah ditembak di tenggorokan dan dibunuh.

Dokter pada awalnya tidak bisa menemukan penyebab sakit tenggorokan dan amandel juga telah diangkat sebagai langkah pencegahan. Sebuah kista ternyata berkembang di tenggorokannya dan dokter tidak tahu bagaimana mengobatinya. Begitu Edward diminta untuk memberitahu orangtuanya dan lain-lain lebih banyak tentang kehidupan sebelumnya serta berbicara tentang bagaimana dia dibunuh, kista itu menghilang. Dokter Edward tidak pernah menemukan penyebab mengapa kista itu akhirnya menghilang.

Steve Jobs
Seorang insinyur perangkat lunak yang bernama Tony Tseung, seorang karyawan Apple, mengirim email ke sebuah kelompok Buddhis di Thailand, bertanya apakah mereka bisa menceritakan apa yang terjadi pada pendiri Apple Steve Jobs setelah ia meninggal. Jawabannya adalah bahwa Jobs kini seorang filsuf langit, di sebuah istana kaca yang melayang di atas kantor pusat Apple di Cupertino, California.

Di Malaysia, sekelompok pengagum Jobs melakukan upacara keagamaan setelah pemakamannya. Dalam upacara tersebut, masing-masing kelompok menggigitan sebuah apel sebelum akhirnya dibuang ke laut yang bertujuan untuk mempercepat proses reinkarnasi. Phra Chaibul Dhammajayo, salah satu pemimpin di Kuil Dhammakaya, yakin bahwa Jobs telah terlahir kembali. Kehadirannya sekarang adalah untuk kepentingan tertentu dalam ilmu pengetahuan dan seni. Pengikutnya juga telah menerima informasi ini melalui pesan khusus yang disiarkan di seluruh dunia. Rupanya, rincian lebih spesifik akan diberitahukan lebih lanjut ketika Jobs merasa perlu untuk menyampaikan ilmu pengetahuan atau amanat.

Friday, 2 August 2013


Korea Selatan bisa dikatakan sebagai salah satu negara yang paling menarik di dunia. Korea Negara ini selain terkenal dengan makanan, musik, dan program TV, juga pengaruh dari China dan Jepang, membuat Korea Selatan menjadi salah satu negara paling inovatif di dunia. Memang semua hal itu tidak terlalu buruk, mengingat Korea Selatan hanya telah ada sejak 1948. Negara Tanah Pagi yang Tenang akan semakin berpengaruh dengan kebiasaan dan fakta-fakta menarik.

Rivalitas Korea Selatan dan Jepang
Banyak negara memiliki persaingan, Australia dan Selandia Baru misalnya, sementara beberapa ada yang sedikit lebih eksplosif, seperti Pakistan dan India.

Di masa lalu, Jepang memiliki kebiasaan buruk menyerang semenanjung Korea. Setelah beberapa kali gagal, Jepang berhasil menaklukkan Korea pada tahun 1910 dan memerintah dengan tangan besi, memaksa Korea untuk berlatih Shinto dan untuk berbicara bahasa Jepang. Hal ini memburuk selama Perang Dunia II, ketika militer Jepang memaksa hampir 200.000 wanita, kebanyakan dari mereka Korea, untuk bekerja sebagai pelacur (alias "wanita penghibur") di rumah bordil di seluruh China. Selain itu, ribuan warga Korea disiksa dan akhirnya dikenal dengan Unit 731.

Puluhan tahun kemudian, banyak warga Korea Selatan masih menyimpan dendam dan merasa bahwa Jepang belum benar meminta maaf atas kejahatan perang mereka. Lebih dari 20 tahun yang lalu, pemerintah Jepang mengakui kekejaman yang terjadi, tapi sejak itu, terjadi beberapa kemunduran. Beberapa politisi Jepang mengklaim perempuan Korea saat itu mengajukan diri untuk menjadi pelacur, sementara seorang walikota benar-benar menyatakan "wanita penghibur" memang diperlukan dalam upaya perang Jepang.

Masalah ini semakin rumit dengan sekelompok pulau di lepas pantai Korea Selatan. Bergantian disebut Dokdo (Korea) dan Takeshima (Jepang), pulau-pulau ini telah membangkitkan banyak kontroversi sejak Perang Dunia II. Korea Selatan mengklaim mereka telah menguasai pulau-pulau itu sejak 1696, sementara Jepang mengatakan mereka telah dimiliki pulau tersebut sejak pertengahan 1600-an.

Jadi tidak mengherankan bahwa masyarakat Korea dan warga Jepang tidak akur. Pada tahun 2012, Gallup Korea mengambil jajak pendapat untuk melihat negara mana yang masyarakat Korea paling benci, dan sebanyak 44,1 persen masyarakat Korea Selatan memilih Jepang, sementara Korea Utara memilih hanya 11,7 persen. Sikap anti-Jepang memicu segala macam kontroversi yang menarik. Misalnya, Korea mengacu pada "Laut Jepang" sebagai "Laut Timur." Dan ketika UFC juara kelas welter Georges St-Pierre mengenakan Rising Sun sebagai lambang pada karate gi-nya, pesaing bulu Jung Chan-Sung ("The Korean Zombie" ) menulis sebuah surat umum yang secara tegas pada kedua GSP dan dunia agar tahu bahwa masyarakat Korea melihat Matahari Terbit sama seperti orang-orang Yahudi melihat swastika. Bahkan selama Olimpiade 2012, Korea Selatan yang marah ketika pemain sepak bola Jepang memakai simbol terkenal di kaus mereka. Jadi harusnya menjadi hal yang cukup menarik ketika atlet Korea Selatan melakukan perjalanan ke Tokyo untuk Olimpiade 2020 nanti.

Sistem Pendidikan
Mahasiswa Korea Selatan cukup terkenal. Mereka peringkat nomor dua di dunia dalam hal membaca, dan mereka memiliki 93 persen tingkat kelulusan (sedangkan AS hanya memiliki 77 persen), dan mereka memiliki sistem pendidikan terbaik kedua di dunia. Jadi bagaimana mereka bisa begitu cerdas? Itu semua harus dilakukan dengan "hagwons".

Hagwons adalah intuisi pribadi yang dilakukan secara terbuka, bahkan saat sekolah libur. Anak-anak melakukan hal ini untuk mempelajari berbagai mata pelajaran mulai dari matematika dan ilmu pengetahuan, juga untuk taekwondo, balet, dan bahkan tari perut. Guru terbaik selalu menjadi perhatian dari para siswa, bahkan beberapa guru yang begitu populer bisa mendapatkan jutaan dolar setahun. Sebaliknya, guru yang tidak dapat mengajar dengan baik bisa dikenakan sangsi percobaan. Inilah salah satu efek dari langkah kapitalisme, hingga hagwons menjadi salah satu mesin penghasil uang. Orang tua Korea menghabiskan $ 17 miliar dolar per tahun untuk pendidikan akademi anak-anak mereka. Bandingkan dengan $ 15 miliar per tahun yang dihabiskan oleh orang Amerika di video game. Bahkan, hagwons begitu sukses hingga perusahaan-perusahaan seperti Goldman Sachs dan AIG berinvestasi dalam sistem pendidikan Korea.

Namun begitu, ternyata ada sisi gelap sistem hagwon. Keluarga terkaya mendapatkan guru terbaik sedangkan siswa miskin terjebak dengan pengajar cadangan. Lebih buruk lagi, kelas hagwon dilakukan segera setelah sekolah sehingga siswa bersekolah dua kali sehari dan pulang ke rumah dalam keadaan mental dan fisik yang lelah. Di bawah Presiden Lee Myung-bak, pemerintah Korea sebenarnya membatasi hagwons beroperasi hanya hingga pukul 22:00, agar siswa bisa beristirahat. Cara ini dianggap cukup luar biasa dan bisa dilakukan menambahkan Tes Uji Kemampuan Siswa (CSAT). Jika seorang siswa tidak baik pada CSAT, mereka dapat memasuki perguruan tinggi yang baik, tetapi jika mereka melakukannya dengan buruk, mereka, terpaksa hanya bisa mendapatkan sekolah buruk juga. Dengan semua tekanan ini, tidak mengherankan bahwa Korea Selatan memiliki tingkat bunuh diri siswa yang sangat tinggi. Jadi adakah manfaat dari semua ini? Hanya para siswa bisa mengatakannya.

Robot penghancur Ubur-ubur
Ini seperti dalam film fiksi ilmiah. Lautan dunia diserang oleh kawanan ubur-ubur, dan tim ilmuwan harus merakit robot untuk melakukan pertempuran dengan jeli mematikan. Hanya saja itu bukan di film: Ini terjadi di lepas pantai Korea Selatan, dan segera mungkin saja terjadi di seluruh dunia.

Jumlah ubur-ubur di seluruh dunia berkembang, dan ini menyebabkan beberapa masalah. Kawanan ubur-ubur dapat tersebar di ratusan mil, mengganggu penangkapan ikan komersial, dan memaksa wisatawan untuk menjauh dari pantai hingga mempengaruhi perekonomian. Korea Selatan sendiri telah kehilangan sekitar $ 300.000.000 dikarenakan wabah ubur-ubur, hingga pembangkit listrik tenaga nuklir di Swedia baru-baru ini juga terpaksa ditutup setelah ubur-ubur terperangkap dalam pipa, yang seharusnya menyediakan air untuk mendinginkan reaktor. Jadi para ilmuwan di Korea Advanced Institut Sains dan Teknologi telah bersatu untuk memerangi gerombolan ubur-ubur ini.

Dikenal sebagai JEROS (Jellyfish Elimination Robotic Swarm), robot ini berburu dan menghancurkan setiap ubur-ubur yang mereka dapatkan. Robot diprogram dengan suatu arah, dan JEROS lainnya mengikuti sang pemimpin, menerima arahan nirkabel. Robot, yang melayang di atas air, menggunakan kamera untuk mencari mangsa. Begitu mangsa mereka sudah terkunci, mereka menjebak buruan mereka dengan jaring dan mencabik-cabik mereka dengan baling-baling tajam. Awalnya, JEROS bisa membunuh 900 pon ubur-ubur per jam, tapi sekarang mereka dapat memilah-milah hingga hampir 2.000 pon. Saat ini, para ilmuwan memastikan JEROS dapat menahan gelombang dan bekerja sama secara efisien. Segera, garis pantai Korea akan bebas dari ubur-ubur, namun hal itu hanyalah masalah waktu sebelum JEROS akhirnya malah menyerang perenang ...

Tinta Merah
Bukanlah judul lagu, tapi setiap masyarakat di dunia memang memiliki takhayul aneh sendiri, dan sementara masyarakat Barat khawatir tentang kucing hitam, payung terbuka, dan garam tumpah, masyarakat Korea Selatan lebih tidak tahan tinta merah. Menurut mereka, jika Anda menulis nama seseorang dengan tinta merah, orang tersebut akan mendapat hal-hal buruk dalam waktu dekat. Mereka bahkan bisa mati.

Jadi kapan waktunya tinta merah bisa digunakan? Masyarakat Korea Selatan percaya bahwa hanya penulisan nama orang yang sudah meninggal yang boleh menggunakan tinta merah. Beberapa percaya bahwa tinta merah mengusir setan dan melindungi orang mati, tetapi jika Anda menulis nama orang yang hidup dalam warna merah, Anda mendapatkan efek sebaliknya. Jadi jika Anda ingin menandatangani kontrak, menulis surat, atau hal-hal lainnya, gunakanlah tinta hita.

Kontroversi Rok
Korea Selatan adalah negara yang sangat konservatif, sehingga sedikit mengejutkan untuk melihat begitu banyak kaki. Tidak ada celana dalam mode fashion mereka, dan rok mini serta celana pendek mikro adalah suatu norma umum. Bahkan wanita bisnis sudah biasa memakai rok mini untuk bekerja.

Bermula dari tahun 1963 sampai tahun 1979, saat Korea Selatan dipimpin oleh diktator Park Chung-hee, dan di bawah rezim Park, pakaian wanita itu sangat diatur. Itu ilegal bagi perempuan untuk mengenakan rok berakhir dua puluh sentimeter di atas lutut atau lebih tinggi, dan sekolah secara ketat menerapkan hukuman dengan memiliki guru yang khusus mengukur rok sebelum murid masuk kelas. (Kode yang begitu kaku mengingat panjang rambut wanita bahkan ditentukan oleh hukum).

Saat ini, banyak warga Korea khawatir negara mereka akan kembali ke keadaan seperti itu. Pemerintah baru-baru ini meluluskan "RUU overexposure," mengirimkan ke media Korea dan fashionista hingga membuat penikmat mode panik. Namun, politisi setempat mengatakan hukum tersebut dimaksudkan untuk menghukum hal-hal yang tidak semestinya, jadi fans K-pop di seluruh dunia harusnya dapat lebih bersantai. 

Alkohol
Acara minum merupakan bagian penting dari masyarakat Korea Selatan. Ini adalah cara orang bersosialisasi dan mengenal satu sama lain. Setidaknya dalam sebulan sekali, dan kadang-kadang bahkan seminggu sekali, masyarakat Korea pergi keluar untuk makan dan minum dengan rekan kerja mereka. Peristiwa ini dikenal dengan istilah "hoesik" dan melibatkan banyak alkohol. Namun, ada banyak aturan ketika datang ke minum. Jika seorang senior menuangkan bir Anda, Anda harus memegang gelas Anda dengan kedua tangan. Dan jika Anda menuangkan minuman untuk seseorang yang lebih tua, peganglah botol itu dengan kedua tangan anda. Hanya senior atau orang-orang yang berwenang dapat menggunakan satu tangan. Ingatlah untuk selalu menunggu senior untuk minum terlebih dahulu. Dan ketika Anda turun minum, berpalinglah dari senior anda sehingga dia tidak bisa melihat Anda minum.

Bahkan jika Anda tidak minum, Anda tetap harus menerima gelas pertama yang ditawarkan, atau orang-orang akan berpikir Anda brengsek. Sisakan sedikit alkohol dalam gelas Anda, dan jangan dihabiskan. Anda juga harus mengingat bahwa sekali alkohol mulai mengalir, itu tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Tidak ada batas selama "hoesik." Orang-orang terus minum dan minum dan semua sementara berteriak "Kon-Bay!" Yang setara dengan "Cheers!" Dan ketika mereka bangun keesokan paginya, cukup membantu jika ada semangkuk sup berbasis babi yang dikenal sebagai "haejangguk" atau diterjemahkan menjadi "sup mabuk." Menurut mereka, itu akan bisa menghilangkan efek alkohol, yaitu sakit kepala sebelah atau migrain. Dan hal itu selalu berulang setiap ada kesempatan. Jadi jika Anda melihat sekelompok pengusaha mabuk di jalan, jangan salahkan alkohol.

Toilet bertema Taman Hiburan
Ada banyak taman hiburan aneh di seluruh dunia, tetapi Korea Selatan adalah tempat yang cocok bagi hal tersebut. Kota Suwon tidak hanya membuat bangga hanya dengan Samsung Electronics, tapi toilet pertama yang bertema taman hiburan dunia. The Restroom Cultural Park dibuka pada tahun 2012 untuk menghormati mantan walikota Suwon tercinta Sim Jae-duck, yang dikenal sebagai "Mr. Toilet. "
Mr. Toilet terobsesi dengan ... toilet. Tujuan Sim Jae-duck dalam hidup adalah untuk menyediakan bagi masyarakat suatu toilet higienis dan mengajari dunia tentang perawatan toilet. Mr. Sim mendirikan World Toilet Organization [WTO], dan ketika Piala Dunia berlangsung di Korea Selatan pada tahun 2002, ia memberikan toilet bersih untuk ribuan penggemar FIFA. WTO juga telah bersiap untuk membangun fasilitas toilet modern di negara-negara dunia ketiga, seperti Filipina.
Pada tahun 2007, Sim membangun menbuat sebuah bangunan toilet aneh yang berfungsi sebagai pusat WTO, dan setelah kematian Sim pada tahun 2009, itu berubah menjadi museum. Sementara ini, "wahana hiburan" yang dibangun tidak memiliki wahana apapun (mungkin hal yang baik), itu hanya diisi dengan segala macam perlengkapan toilet, seperti pispot abad pertengahan, toilet jongkok Korea, patung urinoir oleh Marcel Duchamp, dan patung-patung perunggu dari orang dalam proses buang hajat. Dan seperti semua hal terbaik dalam hidup, Restroom Cultural Park juga memberikan semua pelayanan secara gratis bagi setiap pengunjung.

Berjabatan Tangan
Konglomerat tersohor dari Amerika, Bill Gates sempat menjadi perbincangan di media Korea Selatan awal tahun ini ketika ia bertemu Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye. Banyak orang berpendapat bahwa perilakunya tidak pantas, surat kabar dan talk show meng-analisa ketidak-pekaannya, dan internet chat room menjadi media perdebatan. Apa yang dia lakukan untuk marah begitu banyak orang? Ketika Gates memberi President Park jabat tangan, ia masih menaruh tangan kiri di sakunya.

Di Korea Selatan, ada cara yang benar dan salah untuk berjabat tangan, dan itu ada hubungannya dengan status. Jabat tangan satu-lengan yang kasual, dan dalam keadaan tertentu, mereka dapat menyiratkan superioritas. Jika Anda berjabat tangan dengan seorang teman atau seseorang usia atau lebih muda, merasa bebas untuk menggunakan satu tangan. Tapi jika Anda bertemu seseorang yang lebih tua atau seseorang dalam posisi otoritas, Anda sebaiknya menggunakan dua tangan. (Di sisi lain, tidak apa-apa untuk senior untuk menggunakan satu tangan. Mereka mengungguli Anda). Jadi jika Anda pernah berjabat tangan dengan bos Korea Selatan, Anda perlu untuk menopang lengan Anda dengan tangan Anda. Suatu hal kecil yang mereka anggap baik menyenangkan, dan tentunya selalu menatap matanya. Sopan santun itu memang penting, bahkan jika Anda orang terkaya di dunia sekalipun.

Operasi Plastik
Semua orang ingin menjadi cantik, tidak terkecuali juga masyarakat Korea Selatan. Menurut sebuah survei tahun 2009, satu dari lima wanita Korea telah menjalani operasi plastik, dan tidak seperti negara-negara lain, tidak ada rasa malu untuk itu karena hal itu mereka anggap normal untuk dilakukan. Gadis-gadis SMA seringkali justru didorong oleh orang tua mereka untuk lebih mempercantik wajah mereka, dan operasi plastik adalah hadiah umum bagi suatu kelulusan. Salah satu realitas yang paling populer menunjukkan Korea Selatan memiliki sesuatu hal "jelek" yang ingin orang-orang tersebut membuatnya menjadi "indah." Bahkan Miss Korea 2012 juga pernah menjalani operasi plastik, dan semua orang baik-baik saja dengan itu. Dan wanita bukanlah satu-satunya target industri kosmetik. Kaum pria ternyata juga berpikiran bahwa mereka akan jauh lebih baik jika saja mereka bisa mengubah penampilan mereka.

Kebanyakan wanita ingin tampilan yang sama, yang meliputi hidung kecil, dagu berbentuk V, dan mata besar. Hingga tidaklah mengejutkan jika banyak warga Korea yang membayar harga yang fantastis untuk penampilan baru mereka. Lima puluh dua persen wanita yang telah menjalani operasi korektif telah kehilangan perasaan di wajah mereka serta kemampuan untuk mengunyah dan menelan. Dan sekarang, beberapa bahkan berinvestasi dalam hal lain, yaitu suatu operasi yang lebih mengganggu yang dikenal sebagai "mouth corner lift" atau perbaikan sudut mulut. Orang-orang benar-benar membayar hanya untuk bisa memiliki mulut mereka hingga melengkung ke atas menjadi senyum permanen. Dengan cara ini, mereka semua tersenyum akan, bahkan jika wajah mereka yang lumpuh tak bisa merasakan apapun. Ckckck...!!!