Forex For Living | Forex Mart

Saturday, 14 December 2013


Kisah ini sengaja di muat dalam blog ini karena tergugah oleh berita pencurian mayat yang kembali marak hingga menghebohkan warga, terutama warga di Cilacap, Jawa Tengah, dimana diberitakan terjadinya pencurian mayat bayi dan organ tubuh mayat seorang gadis. Maka terlepas dari motif yang ada dibaliknya, diharapkan berita ini bisa menggugah hati si pelaku yang sampai postingan ini diturunkan masih belum jelas siapa pelakunya.

Kasus mengenai pencurian mayat ternyata memang tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Beberapa waktu yang lalu juga sempat terjadi kasus pencurian mayat yang cukup menggegerkan warga di Amerika Serikat.

Michael Mastromarinom, yang merupakan seorang mantan dokter bedah mulut, melalui perusahaan yang dibuatnya, yaitu Biomedical Tissue Services (BTS), dituduh telah melakukan pencurian mayat secara besar-besaran dalam kurun waktu tahun 2000 hingga tahun 2005 lalu. Dan tak tanggung-tanggung, menurut pengakuannya, telah lebih dari 1.000 mayat yang berhasil ia curi. Modus atau cara yang ia pakai dalam melakukan pencurian mayat ialah dengan membayar petugas rumah duka sebesar  $ 1,000 atau lebih per mayat. Tapi sebagian ada pula yang  ia lakukan dengan cara memalsukan persetujuan dari keluarga almarhum.

Mayat-mayat itu selanjutnya ia 'bongkar' lalu menjual bagian-bagian tubuhnya kepada perusahaan-perusahaan lainnya yang memang membutuhkannya untuk keperluan medis, seperti lembar kulit untuk korban luka bakar dan operasi kosmetik, tendon dan ligamen untuk prosedur penggantian ortopedi dan katup jantung bagi mereka dengan masalah jantung

Parahnya, dalam melakukan pencurian mayat, dia dan anak buahnya tidak mau melihat atau memilih latar belakang kesehatan dari mayat yang diambil. Ia dan karyawan BTS lainnya melakukan praktek yang sangat beresiko dan sama sekali tidak aman untuk kesehatan. Tak ada uji materi untuk potongan tubuh yang hendak dijual kembali, bahkan untuk penyakit mematikan seperti kanker dan HIV/AIDS. Mereka bahkan sengaja mau menerima mayat yang sudah jelas tertular penyakit berbahaya atau mematikan tanpa juga memikirkan kesehatan mereka sendiri. Tujuan pasti dari mereka benar-benar hanya tertuju pada setumpuk materi.

Yang sungguh tak masuk akal, Michael pun tak segan menjual organ tubuh ayah kandungnya sendiri, Vito Bruno, yang meninggal di tahun 2003 karena kanker ginjal. Demikian juga halnya dengan mayat salah seorang pembawa acara televisi terkenal bernama Alistair Cooke.

Kasus Michael akhirnya terbongkar setelah salah satu keluarga almarhum terkejut saat mendapati tulang dari mayat keluarganya ternyata telah diganti dengan pipa PVC. Michael pun akhirnya dijatuhi vonis hukuman pada tanggal 27 Juni 2008 di Mahkamah Agung di Brooklyn, New York. Dia harus menerima hukuman antara 18 - 54 tahun penjara atas kejahatannya itu.

Perusahaan BTS akhirnya ditutup pemerintah. Produk-produk yang telah dijual kepada sekitar lima perusahaan besar lainnya juga akhirnya ditarik. Tapi ironisnya, secara keseluruhan, ada sekitar 10.000 pasien di AS dan Kanada yang telah menerima cangkok jaringan dari BTS

Para pasien yang telah terlanjur menerima cangkok jaringan dari produk BTS pun akhirnya ramai-ramai mengajukan tuntutan akibat harus menderita berbagai infeksi penyakit mulai dari kelumpuhan, hepatitis, hingga HIV/AIDS.

Pada pagi hari tanggal 7 Juli 2013 lalu, Michael Mastromarino akhirnya meninggal di usianya yang ke-49 di Rumah Sakit St Luke setelah sebelumnya dikabarkan menderita kanker tulang yang telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Bahkan beberapa bulan sebelum meninggal, dia tampak seperti tulang yang berbalut kulit saja.
Michael Mastromarinom memang telah berhasil mencurangi almarhum dan keluarganya termasuk pasien-pasien yang telah menjadi korban, tapi dia rupanya tidak berhasil untuk mencurangi kematian yang telah menunggunya.

Photo Courtesy: Ward, Jesse, Freelance NYDN
(Sumber Berita)

Monday, 2 December 2013


"Dengan sangat berat hati harus kami konfirmasikan bahwa Paul Walker meninggal hari ini dalam sebuah kecelakaan mobil tragis saat menghadiri acara amal untuk organisasinya 'Reach Out Worldwide'," itulah pernyataan resmi yang dimuat di halaman Facebook sang aktor.


Paul Walker, 40 tahun, yang selama ini telah dikenal dunia sebagai seorang aktor atas perannya menjadi agen rahasia Brian O'Connor di film Fast & Furious, tewas terbakar pada hari Sabtu waktu setempat dalam kecelakaan mobil tunggal di California Selatan.
 

TMZ.com melaporkan dalam situsnya bahwa Walker mengendarai sebuah Porsche GT sekitar pukul 3:30 pm ketika pengemudi kehilangan kendali dan menabrak sebuah pos atau pohon di Santa Clarita. Beberapa saat kemudian, mobil itu terbakar.



Pernyataan di halaman Facebook Paul Walker juga mengatakan bahwa selain Paul Walker juga ada seorang penumpang lain di mobil yang mengalami kecelakaan itu. 
 

Walker membintangi The Fast and The Furious tahun 2001 dan juga tampil dalam sequel Fast and Furious di tahun-tahun berikutnya. Dia juga membintangi drama suspense Jam, sebuah film yang direncanakan untuk rilis bulan ini.
 

Menurut seorang Sheriff di departemen Los Angeles County, kecelakaan itu terjadi di kawasan Valencia, tepatnya di Rye Canyon Loop. Dikatakan juga oleh seorang deputi bahwa mereka menemukan sebuah mobil dilalap api ketika mereka menanggapi laporan adanya tabrakan. Dua orang ditemukan di dalam mobil itu dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian, tetapi mereka belum merilis nama-nama korban - atau mengkonfirmasi apakah Walker adalah salah satu dari mereka.


Paul Walker adalah salah satu bintang protagonis utama bersama dengan Vin Diesel dan Michelle Rodriguez. Selain itu ada juga aktor Indonesia, Joe Taslim, yang turut membintangi film Fast & Furious 6 bersama Paul Walker.


Dan berikut foto Paul Walker sesaat sebelum mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kematiannya.




Inilah foto-foto yang memuat saat detik-detik sebelum akhirnya terjadinya kecelakaan yang menewaskan aktor Hollywood Paul Walker. Dalam foto itu terlihat Paul Walker tengah mengikuti kegiatan organisasi amal yang dibuatnya yaitu Reach Out Worldwide.


Hari itu, Paul Walker memang dijadwalkan untuk menghadiri kegiatan dan bertugas sebagai host di acara organisasi amal Reach Out Worldwide dengan maksud untuk menggalang dana bagi korban bencana topan di Filipina.


Organisasi amal itu memang sengaja dibentuk Paul Walker tahun 2010 lalu saat mencari dukungan dana bagi korban gempa bumi di Haiti. Selanjutnya, bersama dengan organisasi itu, Paul telah berhasil mengumpulkan dana bagi korban tornado Oklahoma City pada bulan Juni lalu serta korban bencana alam lainnya.


Beberapa saat sebelum Paul Walker akhirnya diberitakan meninggal dalam kecelakaan tunggal, ternyata ada seorang penggemarnya yang sempat untuk berfoto bareng dengannya. Nama penggemar tersebut adalah Bill Townsend, yang bekerja sebagai pengusaha dan juga seorang penulis.

"Aku bersama dengan dia (Paul Walker) tidak lebih dari 2 atau 3 jam yang lalu. Membicarakan tentang mobil, dan dia tampak sangat senang melihat semua teman-temannya berkumpul untuk membahas mobil," tulisnya. "Saya sungguh berharap ia tidak terlibat dalam kecelakaan itu, tetapi jika itu memang harus terjadi, ia pasti akan selalu dikenang untuk sesuatu yang dicintainya, tentang mengendarai mobil. Dunia akan kehilangan sosok seorang malaikat dalam diri Paul. Ia mendedikasikan begitu banyak hidupnya untuk bisa membantu anak-anak yang kurang beruntung dan orang-orang lain yang membutuhkan, bersama badan amal baru-baru ini ia membantu mereka yang menjadi korban tornado di Midwest dan trauma di Filipina."
 

Dia juga lalu menambahkan: ".. Hari ini kami memiliki ratusan mainan untuk bisa disumbangkan bagi anak-anak, dan semua ini tentunya bagian dari kegiatan amal Paul. Jika berita sedih ini memang benar adanya, saya akan tetap melakukan apapun yang saya bisa untuk menjaga agar tujuan Paul untuk amal tetap hidup".

Dalam foto tersebut, terlihat Paul Walker dengan tangan kiri berada di sakunya dan mengenakan T-shirt hitam, serta kacamata hitam. Paul Walker sebenarnya saat itu tengah bersiap-siap untuk kembali mengulang perannya sebagai Brian O'Conner dalam Fast dan Furious 7, dimana proses syutingnya telah dimulai pada bulan September lalu dan masih dalam proses untuk direncanakan bisa rilis pada bulan Juli di tahun 2014 mendatang.
 

Berikut tweet Paul untuk mempromosikan mengenai film terbarunya kelak. Tweet ini diposting tepat sehari sebelum terjadinya kecelakaan tragis yang merengut nyawanya.




Update: Rangkaian foto terakhir menjelang kecelakaan Paul Walker

Sunday, 1 December 2013


Ironis terdengar, di saat banyak orang Indonesia sendiri banyak yang merasa malu atau gengsi untuk memakai produk dalam negeri sendiri, mereka yang notabene jelas bukan orang Indonesia dan bukan warga negara Indonesia malahan bangga membentuk sebuah band dengan INDONESIA sebagai namanya.

Meski nama grup band ini memang mengambil nama INDONESIA, tapi grup ini bukan berasal dari Indonesia. Demikian juga dengan para personilnya. Mereka semua warga asli Rusia.

Band yang berasal dari St. Petersburg, Rusia ini didirikan pada musim semi di tahun 2007 lalu. Sementara untuk formasi band yang mengusung genre Rock ini adalah :

Santa - bass/vocals (Alexander Pekhtelev)
Santiago - drums/vocals (Oleg Shchepelev)
Demian - all guitars (Dmitry Levin)
Dani - lead vocals (Danila Danilov)

 


Keunikan di balik nama grup ini, yang harusnya menjadi teladan atau setidaknya contoh, adalah saat mereka memilih nama untuk grup band yang mereka bentuk. Menurut pengakuan mereka, pemilihan nama INDONESIA sebagai nama grup itu berawal dari tulisan di gitar yang mereka pakai, yaitu ... Made in Indonesia !!!

Selain kini telah berhasil merilis mini album, band INDONESIA ini juga telah mengeluarkan beberapa single, dimana salah satunya juga berhasil menjadi sountrack untuk game POSTAL III, yaitu single yang berjudul "Against My Father". Beberapa tahun belakangan ini mereka memang terbilang cukup aktif, dan selain mengadakan beberapa konser solo, juga menjadi band pembuka untuk konser band terkenal lainnya, seperti band asal Amerika, All That Remains.

Diskografi INDONESIA:
Mini Album [EP] - Pretty Colours [2008]
Single - The Purest Mud [2009]
Single - Against My Father [2010]
Single - We're The Same [2011]
Single - Empty-headed [2011]

Kabar baiknya, band ini telah cukup banyak memiliki penggemar, baik yang berasal dari Rusia sendiri maupun mancanegara, termasuk Indonesia tentunya. Pengamat musik Rusia sendiri memberikan penilaian positif bagi grup band ini.

Dari informasi yang didapat di website resmi mereka, diperoleh keterangan bahwa pada tanggal 22 November lalu, mereka berangkat ke Indonesia untuk tampil di Music Forum Internasional di Bali. Selain itu, mereka juga akan menggelar penampilan mereka di Yogyakarta dan Jakarta, "ibukota" kelompok mereka ... !!!

Berikut jadwal penampilan mereka selama melakukan INDONESIA TOUR 2013 di Indonesia

November 28, 2013 - Performance at Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
November 30, 2013 - Russian Cultural Center, Jakarta, Indonesia
December 1, 2013 - Club Biblioteka, Sampurna Building, Jakarta, Indonesia

Semoga kehadiran band INDONESIA dan latar belakang terbentuknya band ini setidaknya bisa menjadi contoh betapa produk Indonesia itu diakui dunia, dan nama INDONESIA juga memiliki arti yang besar bagi dunia.

Thursday, 21 November 2013


Masih ingatkah Anda dengan seorang mahasiswi Brazil yang tahun 2012 lalu menghebohkan dunia dengan melelang secara online keperawanannya, kali ini kembali dia melakukannya lagi. Lho...koq bisa..?? Berikut penjelasannya...

Di sekitar bulan Oktober 2012, seorang mahasiswi Brazil bernama Catarina Migliorini menawarkan keperawanannya sebesar $ 780.000 dalam sebuah lelang yang dilakukan secara online. Lelang tersebut akhirnya dimenangkan oleh seorang jutawan dari Jepang yang mengajukan tawaran untuk mendapatkan hak istimewa tersebut melalui lelang online yang kontroversial.

Dan beberapa waktu lalu, secara mengejutkan Catarina Migliorini, yang kini sudah menginjak usia 21 tahun, kembali melelang keperawanannya tersebut, tapi kali hal tersebut dilakukannya melalui situs web yang dibuatnya sendiri, VirginsWanted2.com, dimana dalam keterangannya juga disebutkan bahwa dia belum pernah berhubungan s*** dengan sang jutawan Jepang yang pernah menawarkan £ 485.000 untuk keperawanannya di tahun 2012 lalu.

Penawaran lelang keperawanan yang kedua kalinya ini akan berakhir pada tanggal 12 Desember, namun sejauh ini dia belum mendapat seorangpun yang berani melakukan penawaran.

Kali ini Catarina Migliorini penawaran dibatasi dengan nilai minimal £ 62.000, walau sesungguhnya dia berharap untuk bisa mencapai nilai yang dia inginkan, yaitu sebesar £ 930.000 ($ 1.5million). Dia pun menyebut dirinya sebagai perawan paling terkenal dari abad ke-21, dan dia juga menulis buku tentang semua proses penjualan keperawanannya.

Pada lelang yang dilakukan tahun 2012 lalu itu, jutawan Jepang yang bernama Natsu itu berhasil memenangkan lelang melalui situs web yang dibuat oleh seorang pembuat film dari Australia yang bernama Justin Sisely, yang sudah memulai proyek bernama "Virgins Wanted" sejak tahun 2009.

Setelah lelang berakhir, Catarina seharusnya bertemu dengan Natsu untuk "menyerahkan keperawanan"nya di sebuah lokasi rahasia.

Lelang itu seharusnya menjadi bagian dari film dokumenter Australia yang berjudul Virgins Wanted, di mana Justin Sisley akan menceritakan kehidupan Miss Migliorini dan Alex Stepanov, seorang laki-laki yang juga melelang keperjakaannya sebesar $ 3.000.

Dalam pengakuannya kepada media Huffington Post, Catarina meng-klaim bahwa sebenarnya dia telah ditipu oleh Justin Sisely, sang pembuat film dokumenter, dan juga belum pernah diberi uang seorang pria Jepang yang memenangkan lelang untuk kesuciannya.

Dia juga mengklaim Justin Sisely tidak mengganti biaya yang dikeluarkannya selama bepergian, ataupun memberinya uang sebesar £ 485.000 seperti yang dijanjikan oleh sang pemenang lelang, Natsu, Dia percaya bahwa 'Natsu' itu tidak ada, dan bahwa lelang itu hanyalah sebuah cara untuk mendapatkan liputan media untuk film dokumenter.

Lelang di tahun 2012 itu menurutnya hanyalah sekedar membuatnya menjadi "selebriti kecil-kecilan" dan kesempatan berpose untuk Playboy di negara asalnya dan Argentina.

Namun berbeda dengan penjelasan di situs pribadinya, di situ Catarina justru menjelaskan bahwa: "Lelang tidak terjadi seperti yang diharapkan karena perbedaan pendapat antara Justin dan aku saat bertemu Natsu di sebuah restoran di Sydney. Natsu, si jutawan Jepang itu ternyata bukan pria 53 tahun seperti yang disebutkan sebelumnya melainkan masih muda, yaitu 21 tahun."

Di sisi lain Justin Sisely, yang pertama kalinya meluncurkan film dokumenternya di tahun 2010 itu malah menyimpulkan bahwa telah terjadi hubungan s*** dia antara keduanya (Catarina dan Natsu). "Kami memiliki rekaman untuk membuktikannya," jelasnya.

Dalam upaya untuk menghindari hukum prostitusi, Catarina Migliorini itu seharusnya 'diserahkan' kepada "pembeli"-nya dalam pesawat antara Australia dan Amerika Serikat - dan diwawancarai sebelum dan sesudah tindakan s***ual.

Hubungan s***ual itu sendiri tidak akan difilmkan, kata Justin, dan Natsu akan memperoleh hak untuk tetap menjadi anonim, tanpa fotonya muncul di media.

Kini, selain lelang yang kembali dilakukan oleh Catarina ini, perdebatan juga terjadi mengenai "klaim" yang juga menjadi perbincangan hangat baik di media sosial, online maupun para pakar profesional di bidangnya masing masing.

"Saya masih perawan dalam segala hal dan semua bukti, jadi, saya tidak pernah memiliki hubungan seksual dan tidak ada seorang pun di seluruh dunia ini bisa mengklaim sebaliknya. Saya memutuskan untuk membuat website sendiri untuk melelang keperawanan saya, sehingga laki-laki atau perempuan yang tertarik dapat secara langsung mengajukan penawaran mereka."

Tuesday, 19 November 2013


Jika melihat dari sosoknya, dia tak ubahnya seperti kita semua pada umumnya, namun perjalanan hidupnya mungkin bisa menginspirasi dalam berjuang lebih untuk mendapat kehidupan yang lebih baik. Anda boleh percaya atau tidak, dan itu adalah hak Anda. Tapi pastinya semua ini nyata. Dan berikut kisah lengkapnya ...

Kisah mengenai pria ini berawal pada awal tahun 1980-an, saat itu Dennis M. Hope masih muda dan menganggur, dan tertarik untuk membuat bisnis dalam bidang properti. Namun yang menjadi masalah, dia tidak memiliki properti yang bisa dijual untuk memulainya. Hingga pada suatu hari, saat dia melihat keluar melalui jendela, lalu tiba-tiba dia memiliki ide yang menurutnya bisa mengubah kehidupan ekonominya secara drastis. Dia lalu segera pergi ke perpustakaan dan membaca sebuah Perjanjian Luar Angkasa yang dibuat tahun 1968, dimana disebutkan bahwa tidak ada negara yang dapat memiliki bulan, tetapi tidak menyebutkan apa-apa tentang individu. Dia menganggap hal itu adalah suatu celah yang baik baginya.

Dennis kemudian menulis surat ke PBB untuk meminta penjelasan berdasarkan hukum mengenai alasan mengapa seseorang tidak bisa meng-klaim kepemilikan bulan. Tapi dia tidak pernah mendapat balasan apapun.

"Aku mengirimkan ke PBB deklarasi kepemilikan dengan merinci maksud saya untuk membagi dan menjual bulan dan tidak pernah mendapat balasan," katanya. "Berarti ada celah dalam perjanjian itu, mengisyaratkan perjanjian itu tidak berlaku untuk individu."

Akhirnya kemudian Dennis segera membentuk Lunar Embassy Corp, dan mengurus semua hak kepemilikan Bulan dan lainnya, lalu mulai menjual satu hektar lot yang dihargai senilai $ 19.95 USD (atau $ 36,50 USD setelah termasuk "pajak lunar" dan biaya pengiriman serta pembuatan akta) dan ada diskon untuk plot yang lebih besar. Hingga saat ini tercatat Dennis telah berhasil menjual lebih dari 611 juta hektar lot tanah di bulan (atau sekitar 7,5 persen) untuk sekitar 4,25 juta orang dari seluruh dunia. Itu termasuk 250 selebriti dan tiga mantan presiden (George HW Bush, Jimmy Carter, dan Ronald Reagan). Ada juga sekitar 1.800 perusahaan besar yang membeli properti dari dia (perusahaan seperti Hilton dan jaringan hotel Marriott).

Menurut penuturan Tanja Masson-Zwaan, presiden Institut Internasional Hukum Angkasa, PBB tidak pernah menanggapi karena perjanjian itu hanya berlaku untuk negara dan warganya, demikian penjelasannya kepada National Geographic .

Saat ini Dennis masih menjabat sebagai Presiden Pemerintah Galactic, yang merupakan pemerintah republik demokratis yang mewakili pemilik tanah di Bulan dan beberapa properti lain (ia mengaku juga memiliki Merkurius, Mars, Venus, Io (salah satu bulan Jupiter), dan Pluto !!). Anda bahkan dapat membeli keseluruhan Pluto dengan hanya senilai $ 250.000 USD saja !! Pemerintah Galactic bahkan telah memiliki mata uang sendiri yang dinamai Delta, walau belum tahu cara meng-konversikannya ke dalam mata uang Dollar itu sendiri.

Mereka pun berencana untuk membangun sebuah kota di Bulan, yang akan berbentuk seperti piramida empat sisi, dengan ukuran tiga kilometer kali tiga kilometer (1,9 mil kali 1,9 mil) di dasar dan 2,5 kilometer (1,5 mil) tingginya. Dan akan ada 5.750 kilometer persegi (2.220 mil persegi) luas di dalamnya, dan itu bisa menampung 70.000 orang. Setiap pemerintah dari Bumi akan diwakili, dan akan ada restoran, rumah sakit, dan teater seperti layaknya di setiap kota yang normal di Bumi.

Ada hal menarik saat mendengar kabar bahwa Lembaga Antariksa China berencana akan melakukan pendaratan di bulan tahun 2012 lalu, Dennis segera menulis surat kepada Pemerintah China bahwa dia tidak punya masalah dengan itu asalkan mereka memiliki perjanjian lisensi dengannya. Jika tidak, maka China tidak mungkin bisa mendarat di Bulan.

Hal menarik lainnya yang pernah terjadi adalah saat Dennis menerima tagihan energi dari seorang pria yang mengaku memiliki Matahari. Namun setelah mempertimbangkannya dengan cermat, dia memutuskan untuk meminta orang untuk mematikan Matahari.

Kisah Dennis ini bahkan telah dibuat menjadi sebuah film dokumenter yang berjudul "Lunarcy!", yang bertutur tentang orang-orang yang telah mendedikasikan hidup mereka hanya pada satelit alami Bumi.

Wednesday, 13 November 2013


Jika Anda mengira berita ini hanyalah suatu lelucon saja, Anda pastinya salah. Ini merupakan berita nyata dan untuk mengetahui lebih jelas tentang Batman yang telah melakukan tindakan kriminal hingga akhirnya harus merasakan masuk penjara, silakan anda simak yang berikut penuturan berikut ini...

Menjadi seseorang yang memiliki banyak penggemar, tentulah suatu hal yang membanggakan. Terlebih lagi jika Anda memang bukanlah seorang selebriti alias hanya seorang warga negara biasa. Tapi justru hal ini rupanya kurang disadari oleh Batman. Orang tuanya mungkin memberi dia nama Batman dengan harapan dia juga bisa ikut menegakkan kebenaran, Namun jangankan melakukan sesuatu hal yang heroik, dia justru malah menjadi seorang kriminal.

Dia memang bukanlah sosok superhero yang Anda kenal selama ini, tapi ini pastinya akan sangat membuat malu sang superhero, Batman. Dari bukti tanda pengenal yang dimilikinya, dia merupakan warga negara Singapura, bernama lengkap Batman bin Suparman. Beberapa saat lalu dia akhirnya dijatuhi vonis hukuman penjara selama 33 bulan karena terbukti melakukan pencurian dan juga penyalahgunaan narkoba.

Tindakan kriminal yang dilakukannya adalah mencuri kartu bank milik saudaranya dan menggunakan heroin. Dia juga dilaporkan terekam kamera CCTV tengah membobol ruangan di Depot Heights Shopping Centre di Singapura sebanyak dua kali, dengan total curian sebesar £ 250.

Menurut laporan, ia ditangkap pada bulan Agustus lalu dan telah mengakui bersalah atas semua tuduhan, sebelum akhirnya divonis pada hari Senin lalu.


Dalam jejaring media sosial Facebook, sebenarnya pria yang kini berusia 23 tahun itu telah memiliki lebih dari 11.000 penggemar, terutama setelah KTP aslinya yang terbaca jelas namanya, yaitu Batman bin Suparman, juga dia unggah ke jejaring sosial tersebut. Namun bukannya ia menjadi teladan bagi penggemarnya, dia malah memilih melakukan tindakan kriminal hingga mengakibatkan kekecewaan bagi para penggemarnya.

Salah satu penggemarnya membuat suatu kutipan dari film, "Kamu mati sebagai pahlawan, atau hidup lebih lama melihat dirimu menjadi penjahat."

Memang masih banyak penggemarnya yang masih belum percaya, dan satu komentar mereka yang membuat kita bertanya, "Apa mungkin penjara bisa menahan Batman bin Suparman ?"